Update OTT Wali Kota Cimahi: 10 Orang Ditangkap dan Rp 425 Juta Disita

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 19:42 WIB
Wali Kota Cimahi Ajay Priatna
Wali Kota Cimahi Ajay Priatna (Whisnu Pradana/detikcom)
Jakarta -

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan suap perizinan pengembangan Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi. KPK menangkap sejumlah orang dan menyita uang ratusan juta rupiah.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut KPK telah mengamankan 10 orang di wilayah Bandung, Jawa Barat. Sepuluh orang itu termasuk Walkot Ajay.

"Sekitar jam 10.40 WIB KPK telah mengamankan sekitar 10 orang di wilayah Bandung Jawa Barat. Termasuk di antaranya adalah Wali Kota Cimahi, pejabat Pemkot Cimahi dan beberapa orang unsur swasta," kata Ali kepada wartawan, Jumat (27/11/2020).

Ali menyebut kasus ini terkait dugaan korupsi izin pembangunan rumah sakit di Cimahi. Dalam OTT ini, KPK menyita uang senilai Rp 425 juta serta sejumlah dokumen keuangan rumah sakit.

"Turut diamankan dalam kegiatan tangkap tangan ini uang dalam pecahan rupiah setidaknya sekitar Rp 425 juta dan dokumen keuangan dari pihak RS," ujar Ali.

Menurut Ali, saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum terhadap Ajay dkk.

"KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan sikap terhadap status para pihak terperiksa," katanya.

Untuk diketahui, Ajay Muhammad Priatna dijerat KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT). Penangkapan itu diduga terkait transaksi suap perizinan pengembangan Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi. Konferensi pers pengumuman status hukum Ajay dkk dilakukan Sabtu (28/11) pagi.

"Benar (ada OTT Wali Kota Cimahi)," Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (27/11).

(fas/ibh)