Kasus Gizi Buruk Kembali Ditemukan di Ambon

Kasus Gizi Buruk Kembali Ditemukan di Ambon

- detikNews
Jumat, 27 Jan 2006 06:14 WIB
Ambon - Satu kasus gizi buruk kembali ditemukan di Ambon. Bayi Sofia Kaimudin, 1,5 tahun, Sejak Kamis (26/1/2006) pagi, terbaring lemas di tempat tidur bangsal anak Maleo RSU Alfatah, Jl Sultan Babullah Ambon. Sesekali si bayi menangis. Sesekali pula Sofia mengeluarkan kotoran berupa cairan berwarna kuning. Selang infus terpasang di lengan kanannya. Sementara sang Ibu, Ny Malisa Kaimudin (20) hanya terpaku memandang si jantung hatinya. "Dia baru saya bawa pagi tadi kesini (RS). Dan sejak pagi tadi hingga kini belum ada dokter yangmemeriksa dia (bayi). Padahal saya sudah lapor ke suster jaga," ungkap Malisa kepada detikcom.Dikatakan Malisa warga Waitomu, desa Hila Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengahini, sewaktu berumur 29 hari, Sofia pernah dirawat di RS swasta Al-Muqadam. "Waktu itu dia buang-buang air. Terus saya bawa ke Al-Muqadam. Dan kondisinya mulai membaik," paparnya.Dibawanya sang bayi ke RSU Al-Fatah, kata Malisa, setelah dirinya mendapat rujukan dari Puskesmas desa Hila Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. "Karena kata dokter di puskesmas, kondisi anak saya sudah sangat buruk, saya diminta untuk melarikan anak saya ke RSU Al-Fatah Ambon," tandas Malisa.Sementara itu, salah seorang perawat yang ditemui detikcom mengatakan, kondisi si bayi memang sangat memprihatinkan. "Sejak pagi tadi, dia berak-berak terus. Dan sudah dilaporkan ke kantor, hanya saja, hingga kini belum ada dokter," kata sang suster yang enggan namanya disebut.Perawat ini juga mengaku jika ibunya si bayi sudah melaporkan hal ini kepada suster jaga. Hanya saja dokter yang ditunggu belum juga datang. "Kami juga menunggu dokter. Sampai sekarang belum datang. Sementara kami beri infus untuk menambah cairan kepada si bayi," tukas sang perawat.Hingga Jumat (27/1/2006) pagi, belum ada satupun dokter yang datang menengok atau memeriksa kondisi si bayi, Sofia Kaimudin. Si bayi terus mengeluarkan tangis dan cairan dari anusnya. Beberapa pengunjung yang kebetulan berada disekitar bangsal Maleo terlihat jengkel dan tidak puas dengan pelayanan RSU Al-Fatah Ambon. "Dari pagi bayi ini masuk, belum ada satupun dokter yang datang memeriksa. Rumah sakit macam apa ini. Kalau soal bayaran maunya segera dilunasi," cetus salah satu pengunjung. "Dari tadi sudah lapor ke beberapa suster. Tapi belum ada penanganan serius. Baru pasang infus saja," timpal pengunjung lainnya. (ahm/)


Berita Terkait