Ketua MK Minta MA dan KY Introspeksi
Kamis, 26 Jan 2006 23:44 WIB
Padang - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie meminta Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY) untuk melakukan introspeksi terkait perseteruan yang terjadi beberapa waktu terakhir. Ia menganjurkan agar kedua belah pihak secepatnya memenuhi tuntutan-tuntan baru, termasuk untuk memperbaiki citra lembaga masing-masing."Lembaga yang lama terkadang tidak cukup cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan. Sementara, lembaga yang baru ingin cepat-cepat. Sementara infrastrukturnya belum siap. Saya menganjurkan dua-duanya untuk introspeksi. Ada hal-hal yang secara sistematik perlu dipikirkan utnuk menata negara ini," kata Jimly dalam keterangannya kepada wartawan di Pengadilan Tinggi Padang, Kamis (26/1/2006).Dikatakan Jimly, sejauh ini ia sudah mengadakan pertemuan dengan pimpinan MA dan pimpinan KY. Ia melihat kedua belah pihak punya niat baik untuk menjalankan UUD dan peraturan perundangan yang sekarang memang sedang banyak mengalami perubahan.Oleh sebab itu, ia meminta masing-masing pihak berusaha melihat aturan itu secara komprehensif dan tidak hanya melihat dari sisi institusinya masing-masing.Lebih lanjut, Jimly mengatakan, ia memandang perlu adanya pertemuan segitiga antara MK, MA dan KY untuk membahas persoalan yang menyangkut penataan sistem. Sebelumnya, pertemuan segitiga memang pernah diadakan namun kelanjutannya terpaksa distop karena selalu diwarnai ketegangan."Saya tahu apa yang dipikirkan MA dan apa yang dipikirkan KY. Saya tidak dapat bicara soal substansi karena perseteruan MA dan KY itu berpotensi jadi perkara. Kita kasih dulu lah kesempatan untuk KY dan MA menyelesaikannya. Kalau memang nanti salah satu pihak mengajukan perkara, misalnya perkara pengujian UU, perkara sengketa kewenangan, tentu saja harus kami siap," demikian Jimly Asshiddiqie.
(ahm/)











































