Pilkada 2020, Satgas: Pastikan Tidak Terjadi Penumpukan di TPS

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 11:31 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito
Foto: detikcom
Jakarta -

Dua pekan mendatang, Indonesia akan menggelar pesta demokrasi tingkat daerah secara serentak. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 tersebut semua pihak mengutamakan pencegahan penularan.

Para penyelenggara Pilkada seperti Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) daerah ataupun tim pasangan calon, diimbau membantu dalam mencegah penularan COVID-19. Caranya dengan tidak mengundang kerumunan dan menjadi contoh bagi para pemilihnya.

"Pastikan tidak terjadi penumpukan dan kerumunan di TPS (tempat pemungutan suara). Bagi masyarakat, mohon perhatikan jarak aman saat mengantri di dalam dan di luar TPS," ujarnya dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Jumat (27/11/2020).

Selain itu, Wiku juga mengimbau masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Dalam menyalurkan suaranya di TPS kelak masyarakat tetap tertib dan mematuhi aturan yang diarahkan petugas TPS.

Hal ini juga berlaku bagi para petugas penyelenggara Pilkada yang berada di TPS-TPS kelak. "Mari kita semarakkan pesta demokrasi ini dengan aman, serta tetap mengutamakan protokol kesehatan di setiap sendinya," pesan Wiku.

Sebelumnya, Satgas telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Polri dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Wiku mengungkapkan Satgas COVID-19 selalu memantau perkembangan zonasi dari 319 kabupaten/kota yang akan melakukan kegiatan pilkada, sebagai dasar pelaksanaan kegiatan.

"Upaya pencegahan lain yang dilakukan ialah merancang peraturan tahapan pemilihan serentak, agar tidak memperbesar peluang penularan COVID-19," jelas Wiku.

Lebih lanjut, kata dia, laporan pelanggaran serta hasil evaluasi simulasi Pilkada menjadi acuan dalam menerapkan aturan yang efektif. Pemerintah juga telah menyesuaikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 6 menjadi PKPU No. 13.

Sebagai informasi, untuk mendukung upaya pemerintah menghentikan kasus COVID-19, masyarakat harus berperan aktif dengan selalu #IngatPesanIbu menerapkan 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencuci tangan seperti yang selalu dikampanyekan Satgas COVID-19.

(akn/ega)