PU Kirim 2 Unit Jembatan ke Daerah Korban Banjir Jember
Kamis, 26 Jan 2006 18:01 WIB
Jakarta - Perbaikan infrastruktur yang hancur akibat banjir bandang di Jember terus dilakukan. Dinas Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum (PU) ikut turun tangan. PU mengirimkan dua unit jembatan ke Jember, Kamis (26/1/2006).Selain jembatan, Departemen PU juga mengirimkan bantuan berupa gorong-gorong, aspal dan sebagainya. Namun jembatan yang dikirim sifatnya hanya pinjaman.Hal itu disampaikan Dirjen Bina Marga Departemen PU Hendrianto Notosugondo dalam keterangan pers mengenai Penanganan Jalan dan Jembatan Akibat Bencana Alam di Departemen PU, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta, Kamis (26/1/2006).Bupati Jember, yang kebetulan bekas orang PU, meminta Kepala Dinas dan Menteri PU mengirimkan bantuan berupa jembatan sementara dan gorong-gorong berjenis bronjong dengan jumlah 100 unit. Alat-alat untuk penanganan bencana itu sifatnya pinjaman, seperti jembatan dan ekskavator.Dijelaskan Hendrianto, di setiap daerah saat ini terdapat balai-balai peralatan untuk penyimpangan. Contohnya, Jawa Timur dan Palembang."Untuk bencana lokal umumnya jadi tanggung jawab daerah, tapi daerah tentunya bisa minta untuk dibantu, tapi sifatnya tidak harus," katanya.Sesuai UU 38/2004 tentang Jalan, Ditjen Bina Marga memiliki tugas dan wewenang penyelenggaraan pada jalan yang bersifat nasional dan pada bencana yang berstatus nasional.Penanganan akibat bencana di bidang infrastruktur jalan diprioritaskan untuk penanganan tanggap darurat, yaitu untuk dapat sesegera mungkin membuka jalan tersebut bagi kepentingan umum. "Kami siap 24 jam untuk mengamankan jalan nasional," tegasnya.Sumber pendanaan untuk penanganan tanggap darurat diambil dari alokasi yang ada pada satuan kerja Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), satuan kerja penanganan mendesak dan tanggap darurat di pusat, serta alokasi dari anggaran belanja tambahan. Jumlah terakhir tercatat Rp 61,9 miliar.
(umi/)











































