Bahan Kimia di Lab Mikrobiologi BPOM Bukan Bahan Eksplosif

Bahan Kimia di Lab Mikrobiologi BPOM Bukan Bahan Eksplosif

- detikNews
Kamis, 26 Jan 2006 17:50 WIB
Jakarta - Penyebab sesungguhnya ledakan berdaya besar di Laboratorium Potensi Mikrobiologi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) masih teka-teki. Apalagi bahan kimia yang ada di lab tersebut ternyata juga tidak bersifat eksplosif."Itu bukan bahan eksplosif. Secara scientific tidak memiliki daya ledak. Namun kita tunggu saja hasil pemeriksaan," kata Kepala BPOM Sampurno di Kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara 23, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2006).Meski demikian, lanjut dia, di dalam lab itu terdapat City Gas. Sehingga perlu ditelaah apakah City Gas itu besenyawa dengan zat kimia lain yang bisa menimbulkan ledakan."Kalau bahan-bahan itu secara sendiri rasanya sulit terjadi ledakan. Tapi kalau terkait dengan City Gas mungkin. Tapi saya tidak ingin memberikan kesimpulan karena indentifikasi terus dilakukan," ujarnya.Menurut Sampurno, kondisi Lab II dalam keadaan terkunci dan tidak ada laporan kebocoran apa pun.Menurut keterangan resmi BPOM, kejadian ledakan sekitar pukul 07.50 WIB saat pekerja BPOM belum ada, kecuali petugas cleaning service dan mahasiswa yang sedang ujian. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, BPOM akan menanggung seluruh biaya perawatan.Menurut Sampurno, saat ini masih ada 5 orang yang dirawat, yakni Jumadi di ruang ICU, Putu Indah Rafika, Tasdiq, Dwi Yuliati, dan Lita. Kelimanya dirawat karena kejatuhan benda di bagian kepalanya.Terkait kemungkinan adanya orang luar yang masuk ke lab, Sampurno tidak menampik hal itu. Sebab saat ini sedang dilakukan renovasi di Lab I.Dia juga mengakui akibat ledakan ini sangat mengganggu kerja BPOM. Akan tetapi khusus untuk Laboratorium Potensi Mikrobiologi masih bisa diatasi karena BPOM punya lab yang sama di beberapa kota, seperti DKI Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Semarang.Sedangkan Laboratorium Vaksin perlu segera diperbaiki, karena lab ini telah mendapat linsensi WHO sebagai lab terbaik.Mengenai zat berbahaya lainnya yang masih ada di lokasi ledakan, menurut Sampurno, saat ini sudah diamankan semua. Dan lagi bahan berbahaya tidak terlalu banyak kecuali di lab kimia. (san/)


Berita Terkait