Pertemuan SBY-Xanana Dijadwal Ulang
Kamis, 26 Jan 2006 17:08 WIB
Jakarta - Hingga saat ini belum ada kepastian tentang pertemuan antara Presiden SBY dengan Presiden Xanana Gusmao yang semula dijadwalkan pada 27 Januari 2006. Kedua pemerintah masih mengkoordinasikan kembali agenda tersebut."Kami akan bicarakan sehingga waktu yang tepat kita bisa jadwalkan kembali untuk pertemuan dua presiden. Jadi tidak dibatalkan. Tapi kita sedang cari jadwal yang bisa disepakati bersama. Ancar-ancarnya tanggal 27," kata Mensesneg Yusril Ihza Mahendra di kantor presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2006).Mengenai rencana semula pada 27 Januari, menurutnya, itu memang bukan jadwal yang telah dipastikan oleh kedua pihak. Tapi tidak secara tegas dipungkiri bahwa adanya penjadwalan ulang terkait laporan Pemerintah Timor Leste yang disampaikan Xanana baru-baru ini pada Sekjen PBB Kofi Anan tentang pelanggaran HAM berat di masa awal integrasi Timor Timur.Tindakan itu dipandang sebagai kemunduran terhadap kesepakatan dua pemerintah usai jajak pendapat untuk tidak mempermasalahkan masa lalu. Guna menyelesaikan masalah yang tertinggal, dibentuk Komisi Kebenaran dan Persabatan (KKP) dengan mandat mengungkap kebenaran dalam rangka persahabatan dan menutup kasus selamanya setelah fakta-fakta bisa diungkapkan. "Kami sudah melaporkan kepada Presiden SBY perkembangan terakhir ini. Beliau berpesan, kita mencari waktu yang tepat untuk mengadakan pertemuan dengan Presiden Timor Leste membahas berbagai masalah yang telah disepakati dan diagendakan bersama. Pemerintah juga sedang menelaah dan sedang mempelajari perkembangan terakhir dari permberitaan media massa kita ketahui," papar Yusril.Sebenarnya rekomendasi dari laporan pada PBB mengandung hal-hal yang positif bagi kepentingan masa depan TL. Tapi sejauh ini Pemerintah RI belum memberikan sikap resminya."Masih kami pelajari isi lapora dan telaah dengan Deplu dan instansi terkait. Tiba saatnya untuk nanti kami berikan keterangan bagaimana pendirian RI," jelasnya.Diungkapkannya, pagi ini Xanana telah berada di Denpasar untuk transit pesawat terbang sepulangnya dari New York menuju Dili. Tapi tidak ada jadwal pertemuan dengan SBY yang sedang mengadakan kunjungan kerja dua hari di Bali. "Tidak ada jadwal petemuan di Denpasar. Biasanya, kalau memang tidak ada apa-apa Presiden (SBY) juga akan menerima (Xanana). Kerena hubungan keduanya sangat baik. Tapi pagi ini kan beliau tiba-tiba harus kembali ke Jakarta karena menjadi inspektur upacara pemakaman Pak Sudharmono," ujarnya.
(nrl/)











































