Sistem Pengaduan Layanan Publik Kota Semarang Raih Penghargaan

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 00:04 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi
Foto: pemkot semarang
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali memperoleh apresiasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo. Kota Semarang masuk dalam Top 15 instansi pemerintah pada kompetisi Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020 dan mendapat predikat Outstanding Achievement.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima secara langsung oleh Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin, sebagai perwakilan dari Pemkot Semarang di Jakarta, Rabu (25/11).

Berbeda dengan kompetisi sebelumnya, tahun ini terdapat penghargaan dengan kategori 'Outstanding Achievement' bagi instansi pemerintah yang telah memiliki platform SP4N (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik) sangat unggul. Sehingga pernah menjadi pemenang dalam kompetisi tahun 2018 dan/atau 2019.

Dengan sistem 'Lapor Hendi', Kota Semarang pernah menyabet penghargaan dalam ajang yang sama tahun lalu, begitu pula di tahun 2020. Sehingga Kota Semarang kemudian didapuk sebagai yang terbaik dalam kategori Outstanding Achievement.

"Ini adalah wujud konsistensi dan inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang yang didukung semua pihak serta stakeholder, sehingga Lapor Hendi sebagai sistem pengaduan masyarakat terus kita tingkatkan kualitas dan menjadi kanal andalan warga Kota Semarang dalam menyampaikan aduan," ujar Iswar dalam keterangan tertulis, Rabu (25/11/2020).

Tak lupa pihaknya menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada masyarakat, jajaran birokrasi dan semua pihak atas dukungan serta masukan yang telah diberikan. "Penghargaan ini sekaligus menjadi sebuah tantangan agar bagaimana ke depan Pemerintah Kota Semarang dapat mempertahankan konsistensi dalam melayani masyarakat dengan cepat, transparan dan akuntabel," pungkasnya.

Diakui Iswar, sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 2016 silam, sistem pengaduan 'Lapor Hendi' terus diperbaharui sehingga semakin baik dari waktu ke waktu. Laporan yang awalnya berupa SMS, kini dapat disampaikan melalui Twitter, Instagram, bahkan terdapat Call Center 112 yang telah terintegrasi dengan 'Lapor Hendi'.

Dalam acara penyerahan penghargaan yang digelar secara virtual turut hadir Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Ia mengungkapkan pentingnya transformasi digital, terutama di era revolusi industri 4.0. Hal ini diikuti dengan tuntutan masyarakat atas kualitas layanan publik.

"Kepercayaan publik akan terbangun seiring meningkatnya kualitas pelayanan, keterbukaan informasi dan ketersediaan saluran pengaduan masyarakat yang mudah diakses," ujar Wakil Presiden.

Menpan RB, Tjahjo Kumolo dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa reformasi birokrasi merupakan visi dan fokus kerja dari Presiden Jokowi pada periode kedua pemerintahannya.

"Salah satu faktor keberhasilan reformasi birokrasi adalah pelayanan publik yang memenuhi harapan masyarakat," ungkap Tjahjo.

Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik tahun 2020 merupakan kompetisi yang ketiga kalinya digelar oleh Kementerian PANRB bersama dengan Ombudsman RI (ORI) dan Kantor Staf Presiden (KSP) serta didukung oleh United States Agency for International Development (USAID). Sebagai ajang pemberian penghargaan kepada instansi dengan pengelolaan pengaduan pelayanan publik terbaik di Indonesia.

Sedikitnya terdapat 439 instansi yang mengikuti Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2020 ini, terdiri dari 237 Instansi Pemerintah (IP) dan 202 Unit Pengelola Pelayanan (UPP).

(prf/ega)