Calon Panglima TNI Bakal Dicecar Komitmennya Soal Munir
Kamis, 26 Jan 2006 15:24 WIB
Jakarta - Tidak hanya visi dan misi saja yang bakal ditanya Komisi I DPR RI dalam proses fit and proper test calon Panglima TNI. Marsekal TNI Djoko Soeyanto juga akan dicecar komitmennya soal Munir.Hal itu disampaikan anggota Komisi I DPR RI dari FPBR Ade Daud Nasution di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (26/1/2006)."Komitmen untuk membantu terbongkarnya kasus Munir merupakan poin utama penilaian calon Panglima TNI," tegas Ade.Karenanya, imbuh Ade, Komisi I tidak segan-segan mempertanyakan komitmen Soeyanto untuk menyelesaikan seluruh pelanggaran HAM yang terjadi yang dilakukan TNI."Dan dia harus berjanji untuk membongkar kasus Munir dalam waktu secepat mungkin jika lolos sebagai Panglima," katanya.Tidak hanya itu, Komisi I juga akan mempertanyakan komitmen Soeyanto untuk membongkar kasus Trisaksi, Semanggi I dan Semanggi II.Sementara anggota Komisi I lainnya dari FKB, AS Hikam, menilai Soeyanto akan lolos, sebab mayoritas Komisi I menilai Soeyanto yang kini menjabat sebagai KSAU sebagai calon yang tepat."Mayoritas menilai ia memiliki komitmen yang tinggi terhadap demokrasi, reformasi internal TNI, kemampuan memperbaiki alutsista dan pandangan yang baik terhadap geopolitik internasional. Saya optimistis dia akan lolos," tuturnya.Komisi I DPR RI rencananya akan melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto pada 30 Januari nanti.
(umi/)











































