Volume Kendaraan di DKI Naik 13,4 Persen Selama PSBB Transisi

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 14:33 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (Wilda Nufus/detikcom)
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Terjadi peningkatan volume kendaraan di DKI Jakarta selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan peningkatan volume kendaraan itu tercatat sebesar 13,4 persen.

"Kenaikannya dibandingkan dengan PSBB kedua kemarin, kemudian PSBB transisi itu sekitar 13,4 persen," ujar Syafrin di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2020).

Syafrin mengatakan jumlah penumpang di angkutan umum juga mengalami kenaikan. Jumlah penumpang MRT, LRT, KRL, dan TransJakarta naik sebesar 29 persen, sementara penumpang bus antarkota (AKAP) naik 32,6 persen.

"Ada dua kriteria. Untuk kategori dalam kota, ada TransJakarta, MRT, LRT, dan KRL kenaikan nya sekitar 29 persen, sementara AKAP naik 32,6 persen," katanya.

Karena itu, kata Syafrin, Pemprov DKI Jakarta belum memberlakukan kebijakan ganjil-genap. Sebab, kasus positif COVID-19 di Jakarta masih fluktuatif.

"Belum, belum (ganjil-genap belum berlaku), karena kasus positif COVID-19 masih fluktuatif ya," kata Syafrin.

(man/aud)