Korban Ledakan BPOM
Jumadi Dijenguk Menkes
Kamis, 26 Jan 2006 14:49 WIB
Jakarta - Setelah melihat lokasi ledakan di BPOM, Jalan Percetakan Negara, Menkes Siti Fadilah Supari mengunjungi Jumadi, petugas kebersihan yang kondisinya paling kritis dari 32 korban luka, di ICU RS MH Thamrin.Namun tidak lama waktu yang diluangkan Menkes di RS MH Thamrin yang berlokasi di Jalan Salemba Tengah, Jakarta, itu. Menkes hanya lima menit berada di rumah sakit itu.Menkes yang tiba pukul 13.30 WIB, Kamis (26/1/2006), sudah keluar dari RS pukul 13.35 WIB. Tidak banyak yang diucapkannya. Ia hanya kembali mengulang penjelasan sebelumnya saat berkunjung ke BPOM bahwa Depkes akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban sampai sembuh.Menkes terlihat buru-buru. Ia mengaku akan segera rapat di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat.Sementara itu, satu korban yang sempat dirawat di rumah sakit itu, Eka Mulyawati (18), sudah diperbolehkan pulang.Mahasiswi Politeknik Kesehatan Jakarta yang satu lokasi dengan gedung BPOM itu mengaku sedang ujian di kelas D saat ledakan terjadi. Saat itu dari sisi kiri ruangan ada percikan api."Kemudian saya dengar suara gruduk-gruduk, terus ada yang menimpa kepala saya sampai leher. Saya tidak tahu yang menimpa kepala saya tembok atau plafon. Saya langsung jatuh menimpa meja," tuturnya.Saat itu, tutur Eka, ruangan langsung gelap karena banyak serpihan-serpihan yang beterbangan. Ia lalu berusaha lari ke bawah mencari jalan ke luar ruangan.
(umi/)











































