Round-Up

Beda Diksi Pangdam Jaya dengan Satpol PP DKI soal 'Dihalangi' FPI

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 05:32 WIB
TNI Turunkan Baliho Habib Rizieq di Jakarta
Ilustrasi penurunan baliho Habib Rizieq Syihab. (Foto: Rifkiano Nugroho)
Jakarta -

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut Satpol PP DKI sempat dihalangi Front Pembela Islam (FPI) saat menurunkan baliho Habib Rizieq Syihab. Namun, Satpol PP punya versi cerita yang berbeda.

Awalnya, Dudung menyebut Satpol PP DKI dihadang oleh FPI saat hendak menurunkan baliho Rizieq.

"Kemudian karena (yang) turunkannya Pol PP kemudian diadang oleh FPI, kemudian didemo suruh pasang lagi," kata Dudung di Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).

Dudung mengecam tindakan FPI yang menghadang penurunan baliho itu dan memerintahkan Satpol PP memasang kembali baliho Habib Rizieq. Mantan Gubernur Akademi Militer (Akmil) itu tidak ingin ada organisasi yang meresahkan masyarakat dengan tidak menaati hukum yang berlaku di Tanah Air.

"Lah emang dia ini siapa. Dia ini siapa, organisasi apa? Kok pemerintah yang jelas-jelas Pol PP kok ya, pemerintah itu jelas organisasinya ya, strukturnya sudah jelas, kok bisa takut sama mereka (FPI). Mereka (FPI) itu siapa?" tegas Dudung.

"Saya tidak ingin ada keresahan-keresahan dengan membuat aturan-aturan yang menurut dianya sendiri. Ini negara hukum, harus ada ketetapan hukum yang benar," imbuhnya.

Satpol PP pun membantah jika penurunan baliho Rizieq dihalangi FPI. Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3