Satgas COVID Jawab Anggapan Perbedaan Penanganan Kerumunan HRS dan Demo

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 24 Nov 2020 18:28 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Wiku Adisasmito (Foto: dok. Satgas Penanganan COVID-19)
Jakarta - Satgas COVID-19 menanggapi adanya anggapan terkait perbedaan penanganan kerumunan demonstrasi dengan acara Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Bandara Soekarno-Hatta, hingga Megamendung. Pihaknya saat ini masih melakukan contact tracing setelah kerumunan demo.

"Satgas pusat dan daerah berkoordinasi ketika terjadi kerumunan demonstrasi yang terkait dengan UU Cipta Kerja. Satgas daerah secara aktif melakukan tes screening baik kepada pendemo yang diamankan serta petugas pengamanan, tidak berhenti pada upaya screening," kata juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Selasa (24/11/2020).

Pernyataan itu disampaikan Wiku untuk menjawab pertanyaan terkait adanya anggapan perbedaan penanganan kerumunan massa di Petamburan, Tebet, dan Megamendung dengan kerumunan massa pendemo. Seperti diketahui, acara di Petamburan hingga Tebet itu dihadiri oleh Habib Rizieq.

Wiku menyebut pendemo yang reaktif juga sudah ditindaklanjuti untuk dites swab. Lalu diisolasi di Rumah Sakit Bhayangkara daerah setempat.

"Bagi demonstran yang reaktif dilanjutkan dengan testing untuk diagnostik dan isolasi dan perawatan di RS Bhayangkara daerah setempat," ujarnya.

Dinas kesehatan daerah, kata Wiku, juga masih melakukan tracing terhadap massa demo sampai saat ini.

"Berdasarkan laporan dalam rakor mingguan, dinas kesehatan di daerah sedang melakukan penjaringan, baik testing maupun tracing, dan masih terus berlanjut, kami akan selalu menginfokan dan follow up dari perkembangan potensial lonjakan kasus," tuturnya. (eva/knv)