Lab Sumber Ledakan Tidak Bisa Timbulkan Reaksi Eksplosif
Kamis, 26 Jan 2006 12:44 WIB
Jakarta - Ledakan di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tepatnya terjadi di laboratorium mikrobiologi. Kepala BPOM Sampurno memastikan lab tersebut tidak mungkin memicu reaksi eksplosif."Saya belum berani menyimpulkan, beri kesempatan kepada polisi. Yang jelas ini adalah laboratorium mikrobiologi. Kalau laboratorium mikrobiologi itu bekerjanya dengan mikroba, tidak dengan reaksi eksplosif, dan tidak bisa menimbulkan ledakan," kata Sampurno.Hal ini disampaikan dia di Gedung BPOM, Jalan Percetakan Negara, Salemba, Jakarta, Kamis (26/1/2006).Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya menyatakan ledakan dipicu oleh zat kimia dan bukan bom. Namun Sampurno menyatakan lab sumber ledakan tidak bersifat eksplosif. Sampurno menegaskan, tidak ada bahan kimia di lab sumber ledakan. "Berbeda dengan laboratorium kimia yang menggunakan bahan kimia. Kalau meledak, itu mikroba Anda," selorohnya sambil tertawa.Dijelaskan dia, laboratorium mikroba digunakan untuk menguji makanan dan vaksin, apakah mengandung patogen atau tidak.Apa ada kemungkinan meledak dari gas? "Kita pakai ST gas, tidak tabung gas pada umumnya, tetapi ini kita sedang selidiki," ujarnya.
(aan/)











































