Guru Honorer Diangkat Jadi PPPK, Ini Tanggapan Wakil Ketua MPR

Nurcholis Maarif - detikNews
Selasa, 24 Nov 2020 17:20 WIB
Anggota Komisi II DPR Fraksi NasDem Lestari Moerdijat
Foto: Faiq Hidayat/detikcom
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi upaya pemerintah dalam percepatan pengangkatan guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Ini disebutnya untuk mengatasi problem kekurangan guru di Tanah Air.

"Rekrutmen satu juta guru dengan status PPPK merupakan upaya penyerapan tenaga kerja sekaligus peningkatan kualitas pendidikan di Tanah Air," kata Lestari dalam keterangannya, Selasa (24/11).

Wakil Ketua MPR yang akrab disapa Rerie ini juga mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan pemerintah tersebut. Ia berharap percepatan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK tidak mengabaikan standar kualitas tenaga pengajar yang diharapkan.

Tujuannya, agar guru yang berstatus PPPK juga mampu meningkatkan kualitas pendidikan nasional di masa datang. Menurut Rerie, tingkat pendidikan yang baik berpotensi meningkatkan rasa nasionalisme warga negara yang di era globalisasi ini sangat diperlukan.

Sementara kekurangan tenaga pengajar merupakan salah satu persoalan serius yang dihadapi bidang pendidikan sejak lama. Upaya peningkatan status guru itu menjadi momentum bagi Kemendikbud untuk mengatasi keluhan kekurangan tenaga pendidik.

"Penyerapan tenaga PPPK dalam jumlah besar juga merupakan upaya pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan tenaga kerja honorer, baik dari sisi status maupun penggajian. Selama ini rekrutmen tenaga honorer dilakukan pemerintah daerah sesuai kebutuhan daerah. Sedangkan rekrutmen tenaga PPPK dilakukan serentak oleh pemerintah pusat," pungkasnya.

Video 'Guru Honorer yang Jadi PPPK Dapat Tunjangan Rp 4 Juta':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)