Makin Sengsara, Korban Banjir Kampung Pulo Tunggu Bantuan

Makin Sengsara, Korban Banjir Kampung Pulo Tunggu Bantuan

- detikNews
Kamis, 26 Jan 2006 11:50 WIB
Jakarta - Hingga hari ketujuh, Jumat (26/1/2006), sekitar 350 korban banjir dari RW 02 dan RW 03, Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara Barat, Jakarta Timur, masih bertahan di posko pengungsian sekolah Santa Maria Fatimah. Mereka berharap kucuran bantuan dari pemerintah.Kondisi pengungsi yang mayoritas balita dan anak-anak makin memprihatinkan. Alas tidur mereka hanya tikar dan kardus bekas. Untuk kebutuhan makan, mereka mengandalkan pemberian dermawan dan pemerintah.Bahkan jika hujan turun, penderitaan mereka makin bertambah, karena posko pengungsian itu tidak sepenuhnya beratap. Meski demikian, secara medis kondisi para pengungi masih terlihat sehat.Menurut Udin (40), bendahara RW 02, ada 12 RT dari RW 02 yang warganya mengungsi di posko tersebut. Dia mengaku rumahnya masih tergenang air setinggi satu meter. Namun lokasi rumahnya tidak separah tetangganya di RT 16. RT 16 lokasinya hanya lima meter dari bantaran Sungai Ciliwung dan lebih rendah dibanding wilayah sekitarnya."Semalam air mencapai ketinggian 150 cm di RT 16, tapi sekarang sudah menyusut sekitar 1 meter," kata Udin.Sementara itu, salah seorang pengungsi dari RT 16, Erfanudin (25), mengatakan, saat ini sebagian pengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing karena air sudah mulai menyusut. "Tapi sewaktu-waktu mereka akan kembali ke Posko jika air naik lagi," katanya.Erfan menambahkan, di antara warga RW 02 dan RW 03 masih ada sejumlah warga yang memilih tinggal di rumah dibanding ngungsi ke posko. "Mereka beralasan tinggal di posko tempatnya kurang memadai, dan mereka merasa kebutuhan pokoknya kurang tercukupi dengan baik, jadi mereka lebih memilih tinggal di atap-atap rumah," kata dia.Karena itu, Erfan meminta kepada pemerintah untuk memberikan bantuan pangan, seperti sembako dan air bersih, karena kurang mencukupi.Hal senada disampaikan Milatingi (40) yang menjabat Wakil Ketua PKK RT 12 RW 03 yang wilayahnya juga tergenang air setinggi 1 meter. Mila mengatakan, bantuan seperti air bersih, sembako dan pengobatan gratis, sebetulnya sudah diterima para pengungsi, tapi masih kurang mencukupi untuk kebutuhan 350 orang. (umi/)


Berita Terkait