Kisah Nabi Nuh, Berdakwah dengan Sabar di Tengah Kaum yang Ingkar

Erwin Dariyanto - detikNews
Selasa, 24 Nov 2020 11:45 WIB
Kapal Karam Laut Hitam
Ilustrasi Kisah Nabi Nuh dan Kapalnya Foto: (Dr Rodrigo Pacheco-Ruiz/Black Sea MAP)
Jakarta -

Kisah Nabi Nuh AS sering dikisahkan kembali, baik oleh guru di sekolahan mau pun orang tua kepada anaknya di rumah. Teladan yang bisa diambil dari kisah Nabi ketiga setelah Nabi Adam AS dan Nabi Idris AS itu salah satunya adalah kesabaran, ketabahan dan keteguhannya dalam berdakwah.

Dikutip dari Haibunda.com, Nabi Nuh berdakwah selama kurang lebih 950 tahun. Sebagaimana disebutkan dalam Al Quran Surat Al Ankabut ayat 14:

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ ٱلطُّوفَانُ وَهُمْ ظَٰلِمُونَ


Artinya:

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim."

Allah SWT mengutus Nabi Nuh AS untuk menyerukan tauhid kepada Bani Rasib yang saat itu tersesat menjadi penyembah berhala, dan patung. Mereka terjerumus melakukan kemaksiatan dan kemungkaran.

Padahal awalnya Bani Rasib adalah umat yang beriman kepada Allah SWT. Ada lima laki-laki sholeh dan beriman yang menjadi panutan mereka, yakni Wadd, Suwaa', Yaghut, Yauq, dan Nasr.

Namun saat kelima lelaki sholeh itu meninggal dunia, umat Bani Rasib menjadi musyrik. Mereka menyembah berhala dan menyekutukan Allah SWT. Saat itu kezaliman dan kemungkaran begitu merajalela.

Nabi Nuh AS diutus untuk mengembalikan umat Bani Rasib agar kembali kepada tauhid, menyembah hanya kepada Allah SWT. Dengan kesabaran, Nabi Nuh mulai berdakwah, mengajak menyembah hanya kepada Allah SWT, menyerukan agar melakukan amal kebaikan dan meninggalkan kemaksiatan serta kemungkaran.

Namun seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, kisah Nabi Nuh AS yang berdakwah hingga ratusan tahun pengikutnya tak lebih dari 80 orang. Itu pun mereka berasal dari kalangan orang miskin dan lemah.

Banyak dari kalangan Bani Rasib yang justru ingkar dan tidak mengakui Nabi Nuh sebagai utusan Allah SWT. Seruan Nabi Nuh AS agar umat kembali beriman kepada Allah SWT dibalas dengan cemoohan serta caci maki. Bahkan mereka mengejek dan menghina Nabi Nuh AS sebagai seorang pendusta.

Kisah Nabi Nuh AS dan keteguhannya dalam berdakwah selengkapnya bisa dibaca DI SINI.

Selanjutnya
Halaman
1 2