Ledakan di BPOM dan Isu Formalin
Kamis, 26 Jan 2006 11:28 WIB
Jakarta - Penyebab ledakan keras yang terjadi di Gedung Badan Pengawasan Obat dan Makanan (PBOM) menyisakan tandatanya besar. Benarkah ledakan terkait dengan isu formalin yang belakangan lagi marak diberitakan media massa? Atau ledakan tersebut dari bahan kimia yang bercampur dengan bahan lain hingga terjadi ledakan? Inspektur BPOM, Chusosi Sakur yang berada di lokasi kejadian mengaku belum tahu persis penyebab ledakan ini. Termasuk ketika dikaitkan dengan isu formalin yang selama ini sedang menjadi obyek penelitian BPOM."Kita belum tahu persis apa terkait formalin. Penyebab masih diselidiki," kata Chusosi Sakur di Gedung BPOM, Jalan Percetakan Negara, Salemba, Jakarta, Kamis (26/1/2006).Hanya Sakur memastikan pusat ledakan diperkitakan berasal dari ruangan sentral AC Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional Laboratorium II. Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Ghani memastikan bahwa ledakan bukan bom tetapi berasal dari bahan-bahan kimia yang tercampur dengan bahan kimia lain.Toh, meski hasil Forensik Mabes Polri dan Detasemen 88 Mabes Polri sudah memastikan bukan bom, masyarakat yang datang di lokasi masih saja mengaitkan dengan isu formalin. "Mungkin diteror oleh orang yang tidak suka dengan BPOM gara-gara formalin," ujar Yanto, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.Maklum saja, selama puluhan tahun warga sekitar komplek BPOM tersebut tidak pernah mendengar adanya ledakan keras dari BPOM. Tiba-tiba saja, saat bersamaan dengan ramainya warga masyarakat membicarakan soal adanya formalin pada makanan, seperti tahu, mie basah, ikan laut dan sebagainya seperti hasil penelitian BPOM, terjadi ledakan keras.
(jon/)











































