Dankoopssus: TNI Tak Akan Biarkan Terorisme Hantui Kehidupan Masyarakat

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 18:05 WIB
Dankoopssus TNI Mayjen Richard Tampubolon
Mayjen Richard Tampubolon melepas personel satuan gultor TNI untuk latihan di Perairan Selat Malaka. (Dok. Puspen TNI)
Jakarta -

Komando Operasi Khusus TNI menggelar Latihan Penanggulangan Teror (Latgultor) dalam Rangka Pengamanan VVIP TA 2020. Komandan Koopssus (Dankoopssus) TNI Mayjen Richard TH. Tampubolon menegaskan TNI tak akan membiarkan aksi-aksi terorisme mengancam kehidupan masyarakat.

"TNI sebagai komponen pertahanan negara, tidak akan membiarkan aksi terorisme menghantui dan mengancam kehidupan masyarakat," ujar Mayjen Richard seperti dalam keterangan Puspen TNI, Senin (23/11/2020).

Hal tersebut disampaikan Mayjen Richard saat memimpin Apel Gelar Pasukan Latgultor Satuan Aksi Khusus (Sataksus) TNI dalam Rangka Pengamanan VVIP TA 2020 di Pelabuhan JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11). Latihan akan dipusatkan di wilayah sekitar Perairan Selat Malaka, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Dankoopssus TNI Mayjen Richard TampubolonDankoopssus TNI Mayjen Richard Tampubolon (Dok. Puspen TNI)

"Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan daya cegah dan daya tangkal serta kecepatan bertindak dalam menanggulangi terjadinya aksi terorisme," kata Mayjen Richard.

Dankoopssus TNI pun mengungkap alasan Latgultor dalam rangka pengamanan VVIP TA 2020 diselenggarakan. Menurut Mayjen Richard, latihan digelar sebagai implementasi strategis untuk menghadapi kemungkinan terjadinya serangan teror terhadap para Pejabat VVIP.

"Salah satunya adalah Presiden dan Wakil Presiden RI serta tamu VVIP setingkat Kepala Negara atau Presiden dan Wakil Presiden negara sahabat sebagai wujud menjaga kehormatan dan kedaulatan NKRI," tutur eks Wakil Danjen Kopassus ini.

Siapa saja yang terlibat dalam Latgultor TNI ini? Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2