20 Korban Ledakan BPOM Dibawa ke RS Thamrin
Kamis, 26 Jan 2006 09:48 WIB
Jakarta - Akibat ledakan keras di Sekolah Farmasi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Jalan Percetakan Negara, Jakarta, 20 orang dibawa ke RS M Husni Thamrin. Salah satu di antaranya luka parah dan dirawat di ICU rumah sakit tersebut."Saat ini 20 orang masih dirawat di UGD," kata Dokter Irna salah satu dokter yang merawat di UGD kepada detikcom, Kamis (26/1/2006). Menurutnya, hanya satu orang yang mengalami luka serius. Sementara belasan orang lainnya luka ringan. Saat ini seluruh korban sedang mendapat perawatan. "Korban terkena ledakan karena sedang ujian," katanya. Ledakan terjadi pada pukul 08.00 WIB. Belum dapat diketahui apakah ledakan itu berasal dari bom atau benda lainnya.Ledakan itu terdengar cukup keras dan getarannya bisa dirasakan dalam radius 300 meter. Akibat ledakan itu membuat warga sekitarnya panik dan berhamburan.Warga sekitar dan orang-orang yang berada di Gedung Badan POM langsung berhamburan menuju tempat asal ledakan itu. Masyarakat bertanya-tanya mengenai sumber ledakan itu di lokasi kejadian.
(jon/)











































