Polisi Ungkap Pabrik Sabu Rumahan di Lombok Timur, 10 Orang Ditangkap

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 17:55 WIB
ilustrasi narkoba
Ilustrasi (Foto: iStock)
Lombok Timur -

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB menggerebek sebuah rumah di Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, yang diduga digunakan sebagai pabrik pembuatan narkotika jenis sabu. Sebanyak 10 tersangka, termasuk pemilik pabrik narkotika, berhasil diamankan.

Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Helmi Kwarta Kusuma mengatakan penangkapan terjadi pada Sabtu (21/11) sekitar pukul 15.30 Wita. Kasus itu berhasil diungkap berkat kerja sama Ditresnarkoba dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Mataram.

"Yang 10 pelaku ini merupakan satu kelompok jaringan yang dalam mendapatkan sabu, mereka disuplai atau dapatkan dari orang yang mereka panggil dengan sebutan 'Ustadz'. Si Ustadz inilah yang rumahnya dijadikan pabrik sabu rumahan, yang peralatannya difasilitasi oleh yang disebut 'Jenderal Yusuf' yang ada di dalam Lapas," kata Helmi lewat keterangannya, Minggu (22/11/2020).

Berbekal informasi awal, polisi bergerak ke lokasi pertama di wilayah Lombok Timur, tepatnya di Desa Pancor, Kecamatan Selong. Polisi berhasil mengamankan 8 tersangka, yakni SRA, RS, HA, RP, LN, RAK, HD, dan SH.

"Di sini petugas langsung melakukan penggerebekan pada 4 kamar kos dan mengamankan 8 orang tersangka," ujar Helmi.

Dari 4 kamar kos, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sabu, alat timbangan digital, uang tunai, dan beberapa unit handphone.

Tidak berhenti sampai di situ, polisi bergerak ke TKP kedua, tepatnya di Kecamatan Pringesela, Lombok Timur. Polisi menangkap 2 tersangka di sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai pabrik pembuatan narkotika.

Tonton video 'Heboh Polwan Nyabu, Padahal Berprestasi Libas Narkoba':

[Gambas:Video 20detik]



Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP. Simak di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2