Nurmahmudi Dilantik, FPKS Ajak Lupakan Konflik
Kamis, 26 Jan 2006 08:40 WIB
Jakarta - Setelah lega karena jagonya dipastikan akan dilantik hari ini, Kamis (26/1/2006), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Depok mengajak semua pihak melupakan konflik sengketa Pilkada yang sempat membuat panas kota di selatan Jakarta ini.FPKS juga mengajak agar kehadiran pasangan Nurmahmudi Ismail dan Yuyun Wirasaputra sebagai Walikota dan Wakil Walikota Depok diterima dengan hati yang lapang untuk kemajuan kotanya."Pak Nurmahmudi itu bukan walikota PKS, tapi Depok. Dia punya kewajiban memajukan Depok," ujar Ketua FPKS DPRD Depok Qurtifa Wijaya saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (26/1/2006).Pernyataan Qurtifa tersebut cukup beralasan, selain sengketa Pilkada Depok cukup menyita perhatian banyak pihak, persoalan ini sempat menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat Depok.Ditanya mengenai prospek perjalanan roda pemerintahan di Depok, Qurtifa mengatakan sudah mencoba membangun komunikasi dan kesepahaman untuk bisa bekerjasama dengan semua pihak yang ada di kota Depok. "Bagaimanapun juga Pak Nur (Nurmahmudi-red) tidak bisa hanya didukung oleh FPKS saja, tetapi oleh semua fraksi yang ada di DPRD. Legislatif sebagai mitra pemerintah seyogianya ada kerjasama yang baik. Jadi harus saling menguatkan," harap Qurtifa.Mengomentari hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak uji materil kubu Badrul Kamal pada hari Rabu kemarin, Qurtifa mengatakan putusan MK ingin menegaskan keputusan pilkada yang sesungguhnya, yaitu keputusan awal yang memenangkan kubu Nurmahmudi."Intinya pilkada sudah berjalan benar dan putusan KPUD sudah pada jalur yang benar. Ternyata MA memutuskan Pengadilan Tinggi Jawa Barat tidak benar, MK juga demikian," terangnya.Rencananya pasangan Nurmahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra akan dilantik pagi ini pukul 10.00 WIB di Gedung DPRD Depok, Jalan Boulevard, Kota Kembang, Depok.
(mar/)











































