Round-Up

Deretan Kota yang Turunkan Baliho Habib Rizieq

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 07:32 WIB
Baliho bergambar Habib Rizieq Syihab (HRS) di Kota Semarang, Jawa Tengah diturunkan petugas Satpol PP Kota Semarang.
Baliho bergambar Habib Rizieq Syihab (HRS) di Kota Semarang, Jawa Tengah diturunkan petugas Satpol PP Kota Semarang. (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Semarang

Penertiban serupa juga terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Baliho Habib Rizieq diturunkan petugas Satpol PP Kota Semarang. Baliho tersebut diturunkan dianggap menyalahi peraturan daerah karena tidak berizin.

"Baliho bergambar Habib Rizieq ada tiga, dan saya terima kasih untuk warga Kota Semarang yang sudah mencintai kebersamaan, kenyamanan. Karena kita sisir ada tiga titik di Jalan Kolonel Sugiyono, Jalan Layur, dan Jalan Kakap. Intel kami sudah keliling, semua kecamatan di Semarang tidak ada gambar Habib Rizieq, hanya di Semarang Utara saja," kata Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, di Semarang Utara, Sabtu (21/11/2020).

Ia menjelaskan baliho tersebut tidak berizin sehingga melanggar aturan pemerintah sesuai Perda No 4 Tahun 2019 tentang Reklame. Fajar menjelaskan jika ada yang menanyakan kenapa gambar calon wali kota tidak diturunkan, itu adalah wewenang Bawaslu.

"Kalau yang calon wali kota itu ranah Bawaslu. Kalau diminta lepas ya lepas," tegasnya.

Fajar juga menekankan kegiatan kali ini juga didampingi TNI Polri dan tidak khusus hanya untuk baliho bergambar Rizieq Syihab saja melainkan semua yang melanggar termasuk spanduk iklan motor, rokok, dan sebagainya. Hanya saja hari ini kegiatan memang terjadwal di Semarang Utara.

Cianjur

Sementara itu, belasan baliho dan spanduk Habib Rizieq Syihab di Kabupaten Cianjur dicopot dan ditertibkan Satpol PP. Baliho tersebut melanggar peraturan daerah (perda) lantaran dipasang di tempat yang tidak diperbolehkan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Cianjur Hendri Prasetyadi mengatakan baliho Habib Rizieq yang dicopot berlokasi di sejumlah titik, mulai di perkotaan Cianjur, Ciranjang, Cugenang, hingga di Cipanas dan Puncak. Menurutnya, ada belasan spanduk dan baliho Habib Rizieq yang ditertibkan.

"Sekitar 15 baliho yang baru berhasil kami copot dan amankan dari beberapa titik saat agenda penertiban," ujar Hendri via sambungan telepon, Sabtu (21/11/2020).

Dia menegaskan pemasangan baliho dan spanduk tersebut melanggar Pasal 23 ayat 1 Peraturan Daerah Cianjur Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketertiban dan Ketenteraman Masyarakat.