Motif Pembunuhan Wanita dalam Karung di Pangkalpinang: Ingin Harta Korban

Deni Wahyono - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 19:54 WIB
Pelaku pembunuhan mayat dalam karung di penginapan, di Pangkalpinang ditangkap. Pelaku dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan.
Pelaku pembunuhan mayat dalam karung ditangkap polisi. (Deni Wahyono/detikcom)
Pangkalpinang -

Polisi menyebut motif pembunuhan Ayu Clara (29), mayat dalam karung di penginapan Oyo, Kacang Pedang, Pangkalpinang, Bangka Belitung, adalah pelaku ingin menguasai harta korban. Polisi menuturkan pelaku melontarkan bujuk rayu agar korban mempercayai pelaku.

"Kami sedang mengumpul penyidikan-penyidikan. Tapi sepintas pelaku ini memang melakukan bujuk rayu terhadap korban. Ada tipu muslihat di sini, sehingga korban percaya," jelas Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra di Mapolres, Sabtu (21/11/2020).

Adi menyebut pelaku dan korban baru saling kenal. Mereka berkenalan lewat aplikasi percakapan.

"Baru dikenal, baru kenal di media sosial, ketemu," ujar Adi Putra.

Berdasarkan pengakuan awal, korban dan pelaku ini berkenalan melalui aplikasi MiChat. Setelah berkenalan, obrolan keduanya berlanjut ke aplikasi WhatsApp.

"Iya MiChat, bertukar WhatsApp. Begitulah kira-kira (saling berkomunikasi) jadi ada rangkainya, bujuk rayu, pelaku ini pintar. Lengkapnya nanti akan kira rilis," ujar Adi.

Setelah korban percaya, kata Adi, pelaku ini langsung mengajak korban bertemu. Setelah ketemu korban, pelaku berniat menguasai harta korban.

"Pelaku ada berniat ingin menguasai harta korban. Setelah pelaku berteriak dan korban panik, situlah terjadi aksi pembunuhan terhadap korban," katanya.

Adi mengungkapkan pelaku yang bernama Yahya sempat mengaku sebagai pegawai bank. "Rangkaian tipu muslihat pelaku salah satunya mengaku pegawai sebagai karyawan bank," sambung dia.

Sebelumnya, polisi menangkap Abdullah Yahya (32) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Yahya ditangkap pada Kamis (19/11) malam.

"Pelaku diringkus di rumah rekannya di Desa Geronggang, Padamaran Timur, OKI, Sumsel, Kamis (19/11) malam," tutur Adi sebelumnya.

Adi menyebut pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melawan petugas.

Sebelumnya, mayat perempuan ditemukan dalam kondisi dibungkus karung plastik di belakang kamar penginapan Oyo kamar nomor 11 penginapan Oyo Dewi Residen II, Kacang Pedang, Pangkalpinang. Sontak penemuan mayat oleh petugas kebersihan itu membuat geger warga sekitar.

Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tulang dada korban diduga patah.

(aud/aud)