Politikus PKS Gagal Paham soal Pernyataan Pangdam Jaya 'Bubarkan FPI'

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 08:07 WIB
Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari
Abdul Kharis Almasyhari (Foto: dok. PKS)
Jakarta -

Pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengenai 'bubarkan FPI' menjadi sorotan. Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PKS Abdul Kharis Almasyhari menyoroti tugas pokok fungsi (tupoksi) tentara.

"Saya gagal paham ini karena tentara tugasnya bukan itu, tupoksinya bukan itu tentara, itu domain nya Kemenkumham dan (atau) Kementerian Dalam Negeri kalau membubarkan ormas," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PKS Abdul Kharis Almasyhari ketika dihubungi, Jumat (20/11/2020).

Menurutnya, Indonesia merupakan negara hukum sehingga sudah diatur siapa yang berhak membubarkan ormas. Namun ia meyakini hal itu bukan tugas tentara.

"Tapi yang pasti sih bukan tentara yang berhak membubarkan ormas, jangan terus kemudian melangkah sendiri-sendiri, kacau negara ini kalau melangkah sendiri-sendiri," tutur Abdul.

Abdul juga berkomentar terkait pencopotan sejumlah baliho dan spanduk Habib Rizieq Syihab (HRS). Abdul menilai penurunan spanduk dan baliho merupakan kewenangan satpol pp, bukan tentara.

"Baliho itu kan bagian Satpol PP, biarlah urusan Satpol PP kalau misalkan boleh juga sih kalau tentara dilibatkan tapi sifatnya diminta bantuan," katanya.

"Misalkan Satpol PP nya nggak berani untuk menurunkan dikawal tentara boleh. Tapi yang kerja Satpol PP bukan tentara yang kerja, malah Satpol PP nya yang nonton," imbuhnya.

Tonton video 'Pangdam Jaya Minta FPI Dibubarkan!':

[Gambas:Video 20detik]



Bagaimana awal mula Dudung berkomentar mengenai 'bubarkan FPI' ? simak di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2