RK Sebut Ada Klaim Acara HRS di Bogor Seizin Dirinya: Tidak Betul!

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 21:01 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim terkait kerumunan acara Habib Rizieq (Kadek Melda/detikcom)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim terkait kerumunan acara Habib Rizieq. (Kadek Melda/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) memastikan bahwa dirinya tak pernah memberi izin gelaran acara yang dihadiri Habib Rizieq di Megamendung, Kabupaten Bogor. Ridwan Kamil menyampaikan, acara itu masuk kategori kegiatan lokal, sehingga izinnya tak sampai level gubernur.

"Saya sampaikan itu tidak betul. Secara prosedur, satu, tidak betul. Secara klaim juga itu saya nyatakan tidak betul. Makannya biar kepolisian saja yang membuktikan. Kalau klaim-klaiman di media, saya kira nanti memperkeruh situasi," tegas Ridwan Kamil setelah dimintai klarifikasi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11/2020).

Soal izin, dia juga menjelaskan bahwa Gubernur hanya akan turut campur atas nama pemerintah provinsi jika acara diselenggarakan di perbatasan yang mengalami miskomunikasi.

"Kan saya bilang, acara lokal itu izinnya nggak ada ke Gubernur. Jadi Gubernur, 'Pak, kalau mau ada acara perbatasan Cianjur-Bogor, maaf ya', atau 'Bogor-Bekasi'. Sehingga nanti dua daerah miskom, nah biasanya kami turun," jelas dia.

RK menerangkan situasi yang menmbuat Pemprov turun tangan adalah saat mengurus acara Pemprov lain yang diadakan di daerahnya. RK mengatakan tidak benar jika acara Habib Rizieq di Megamedung seizin Pemprov Jabar.

"Kedua, kalau acara Provinsi nebeng di Bekasi, Karawang, atau acara pusat ya. Nah, hanya 3 itu Provinsi ikutan dan ngurusi acara. Megamendung kan kecamatan lokalitas di situ, jadi secara logika saja sudah tidak betul," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ridwan Kamil mengaku akan memberikan sanksi kepada Pemkab Bogor terkait kerumunan massa dalam acara yang dihadiri Habib Rizieq Syihab (HRS) di Megamendung. RK juga meminta Pemkab Bogor menjatuhkan sanksi kepada panitia acara di Megamendung.

"Saya akan memberi sanksi juga kepada Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bogor saya minta juga memberikan sanksi yang juga tegas karena membawa banyak dampak," ucap dia.

Lantas, apa dampak dari acara di Megamendung tersebut? RK juga mengungkapkan dampaknya.

"Salah satunya (dampak akibat acara di Megamendung) sudah kita periksa 400 warga yang berkumpul di sana dengan tes swab antigen. Dari 400 itu 5 positif," beber Ridwan Kamil.

(aud/aud)