Mukjizat di Tengah Banjir Bandang
Rabu, 25 Jan 2006 20:16 WIB
Surabaya - Banjir bandang yang melanda Kasembon, Malang, Jawa Timur menyisakan sebuah mukjizat. Mukjizat ini dialami Yana, wanita yang sedang hamil 9 bulan. Dia selamat saat banjir bandang.Namun seluruh harta bendanya lides terbawa arus sungai. Ekspresi kesedihan masih nampak di raut wajah Yana. Kelopak matanya terlihat sembab setelah menangisi musibah yang dialaminya. Rumah milik pamannya yang berada di bibir sungai itu kondisinya rusak berat. Seluruh harta bendanya, termasuk sepeda motor, amblas.Sudah beberapa bulan Yana dan suaminya, Tholib, menempati rumah milik pamannya ini. Padahal, pasangan ini berencana akan membeli rumah tersebut seharga Rp 32,5 juta.Tetapi, Tuhan berkehendak lain. Ketika tabungan mereka sudah hamper mencukupi, tiba-tiba lenyap beserta perhiasannya begitu saja. Gagal sudah impiannya.Saat ditemui wartawan, Yana hanya terlihat pasrah dengan mata menerawang. Ia mengaku tidak lagi mempunyai harapan untuk meniti masa depan bersama si jabang bayi. Rasa trauma terlihat jelas.Kini setelah banjir meludeskan impiannya, pasangan suami istri ini pun harus memulai hidup dari awal, bekerja di ladang sebagai buruh tani. "Kita akan menabung kembali untuk membeli rumah sambil menanti kelahiran anak pertama," kata Yana sambil mengelus perutnya.
(mar/)











































