SBY: Tidak Ada Presiden yang Inginkan Impor Beras

SBY: Tidak Ada Presiden yang Inginkan Impor Beras

- detikNews
Rabu, 25 Jan 2006 17:48 WIB
Denpasar - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, tidak ada presiden yang menginginkan impor beras. Namun, karena kebutuhan dalam negeri tidak cukup, membuat keputusan itu terpaksa diambil."Tidak ada presiden yang berkeinginan mengimpor beras. Presiden mana pun tidak ingin mengimpor. Impor sekarang diharapkan 100 ribu ton. Tapi yang dilakukan 85 ribu ton dari kebutuhan sekitar 3 juta ton," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan pengarahan dalam rapat kerja pemantapan penyelenggaraan pemerintahan tahun 2006 Indonesia bagian tengah di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Rabu (25/1/2006).SBY kemudian mencontohkan, Indonesia pernah melakukan impor beras sewaktu Presiden Soeharto, Megawati Soekarnoputeri dan sekarang ini. SBY mengaku memahami jika ada beberapa provinsi, kabupaten atau kota menolak impor beras. "Tolong pertahankan kabupaten, provinsi atau kota yang berasnya cukup. Tapi yang kurang tidak usah ragu-ragu, karena memang kurang stok Januari ini," katanya.Ia memohon kepada para gubernur, walikota maupun bupati untuk mengawasi persediaan beras ini. "Saya mendengar pernyataan sejumlah gubernur yang menyatakan beras di tempatnya cukup. Itu alhamdulillah. Dalam hal ini, tidak ada tujuannya kita mengimpor sebanyak-banyaknya. Impor bukan tujuan, yang paling mulai kita bangun swasembada beras. Impornya zero, bahkan suatu saat kita impor beras," katanya.Namun SBY juga mengaku mendengar ada provinsi yang tidak butuh impor beras. "Oke saya tahu itu karena cukup. Nilainya 100. Tapi ada beberapa kabupaten kota yang mengatakan kami kurang sekian. Nah yang kurang sekian itu, baik oleh pusat maupun daerah, harus bisa dipenuhi," katanya.Menurut SBY, apa yang terjadi dengan hak angket atau interpelasi di DPR tak mempengaruhi kinerjanya. "Yang penting kita melaksanakan tugas. Petani terlindungi, konsumen tidak teriak-teriak," tandas SBY. (jon/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads