Probolinggo Juga
Longsor Terjadi Lagi di Jember
Rabu, 25 Jan 2006 17:41 WIB
Surabaya - Tanah longsor kembali terjadi di Jember, Rabu (25/1/2006) pagi. Kali ini di Desa Darsono Kecamatan Arjasa. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.Tapi meski begitu, ribuan warga terisolasi dan puluhan rumah terancam roboh serta mengakibatkan areal persawahan rusak parah terendam air. Sebelumnya, hujan deras yang terjadi pada Selasa (24/1/2006) malam ini mengakibatkan longsor di beberapa titik dan berakibat ribuan warga terisolir karena terputusnya jalur poros menuju tiga dusun yaitu Dusun Padasan, Gading dan Dusun Teratai. Dalam kejadian ini, 1 rumah hancur dan puluhan rumah lainnya rusak berat dan nyaris ambruk. Kejadian ini membuat warga was-was dan trauma setelah banjir bandang menerjang Desa Kemiri Kecamatan Panti beberapa waktu lalu.Probolinggo Musibah serupa terjadi juga di Kabupaten Probolinggo. Hujan deras empat hari di Kecamatan Gading mengakibatkan longsor dan banjir bandang susulan dan menghanyutkan 5 rumah serta merusak 37 rumah, Rabu (25/1/2006).Seorang warga setempat bernama Jamal, belum diketahui nasibnya setelah hanyut terbawa arus saat memperbaiki jembatan darurat. Lokasi bencana ini berada di kaki lereng Gunung Argopuro.Sedangkan puluhan hektar sawah di Desa Duren, Prasi dan Betek Taman, juga rusak berat dan akibatnya petani gagal panen. Longsor yang terjadi di Desa Tanah Merah juga menyebabkan mushola rusak tertimbun batu dan lumpur."Kita sangat menantikan bantuan dari pemerintah secepatnya," pinta Rofiatun, salah satu warga Tanah Merah.Sementara, penduduk di tiga dusun di Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran yang terisolir akibat banjir bandang beberapa waktu lalu, hari ini sempat panik mendengar kabar bakal terjadi banjir bandang susulan. Kepanikan itu terjadi saat mereka sedang santai di tepi sungai dan tiba-tiba terdengar seruan aparat agar segera mengungsi.Kontan saja, mereka berlarian mencari selamat. Mereka berupaya menyelamatkandiri dengan menenteng barang apa saja yang bisa diselamatkan menuju ke dusun seberang yang lebih aman.
(nrl/)











































