PR Besar Siap Hadang Panglima TNI Baru

PR Besar Siap Hadang Panglima TNI Baru

- detikNews
Rabu, 25 Jan 2006 15:37 WIB
Jakarta - Ada PR besar untuk Panglima TNI baru pengganti Jenderal TNI Endriartono Sutarto dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Yang paling utama adalah bagaimana menjaga agar TNI tidak terlibat dalam politik praktis."Panglima yang akan datang harus bisa membangun kesatuan garis komando atau kesolidan dalam satuan-satuan yang ada di tubuh TNI untuk tidak masuk dalam politik praktis," kata mantan Wakil KSAD Mayjen TNI Kiki Syahnakri.Kiki menyampaikan hal itu dalam peluncuran buku bertajuk "Di Balik Tragedi 1965" karangan Dr Sulastomo di Hotel Hilton, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (25/1/2006).Menurut Kiki, peristiwa G30S/PKI telah memberikan pelajaran yang berharga bagi TNI, yaitu bagaimana dampak jika TNI, terutama Angkatan Darat, masuk ke dalam kancah politik praktis."Pada saat itu TNI kehilangan karakter sesungguhnya, dan lebih parahnya TNI juga kehilangan kepercayaan dari masyarakat," kata dia.Kiki juga menyoroti soal reformasi di tubuh TNI yang sebenarnya sudah sejak lama dilakukan. Karena itu, seharusnya bukan TNI yang dikejar-kejar untuk melakukan reformasi."Saya melihat lembaga-lembaga sipil, seperti DPR justru jalan di tempat dalam hal mereformasi dirinya," kata Kiki.Dalam buku yang diluncurkan itu juga dipaparkan mengenai lima skenario siapa sebenarnya dalang di balik peristiwa G30S/PKI. Pertama, G30S/PKI muncul karena adanya konflik internal di Angkatan Darat.Kedua, adanya intervensi intelijen asing, dalam hal ini CIA. Ketiga, rekayasa dari Presiden Soekarno. Keempat, ada rencana kudeta dari Soeharto, dan kelima, kudeta dari PKI sendiri. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads