200 Petani Jateng Demo Kecam DPR Soal Impor Beras

200 Petani Jateng Demo Kecam DPR Soal Impor Beras

- detikNews
Rabu, 25 Jan 2006 15:34 WIB
Semarang - Sekitar 200 petani yang tergabung dalam Serikat Petani Nasional Wilayah Jateng berunjuk rasa menuntut pencabutan HGU PTP Rumpun Sari Kaligintung yang berlokasi di Semarang dan Temanggung. Mereka juga mengecam DPR RI yang gagal menyuarakan hak angket.Aksi ini dimulai di Stadion Diponegoro Semarang, Jl. Ki Mangun Sarkoro, Rabu (25/1/2006). Kemudian mereka melakukan long march menempuh jarak 1,5 KM menuju Kantor Gubernur Jateng, Jl. Pahlawan. Sejumlah spanduk kecaman terhadap DPR dan permintaan pencabutan HGU diacung-acungkan.Para peserta aksi berasal dari Desa Kemitir, Kec Sumowono, Kab. Semarang, Desa Kaloran dan Tlogo Pucang, Kab Temanggung. Mereka mengaku telah menjadi korban penyalahgunaan HGU PTP Rumpun Sari Kaligintung.Dalam izinnya, PTP tersebut bergreak dibidang perkebunan teh untuk tanah seluas 148 Ha. Namun dalam prakteknya, PTP hanya menggunakan 15 Ha tanahnya. Selebihnya, lahan tersebut dibiarkan. Padahal masyarakat setempat sangat membutuhkannya."Masyarakat setempat juga dirugikan karena mereka harus membantu pembuatan jalan-jalan di perkebunan. Selain itu, masyarakat yang bekerja di perkebunan tersebut dibayar murah, yakni Rp 500 hingga Rp 1000 per hari," kata Koordinator Aksi Yoris Sindu usai aksi.Dalam orasinya, para petani mengecam DPR RI yang Selasa (24/1) kemarin tidak berhasil menggunakan hak angket maupun interpelasi untuk mencegah impor beras. Impor beras dipastikan akan lebih memukul produksi petani Indonesia."Ini menunjukkan petani masih terus ditindas. Bahkan oleh pemerintahnya sendiri. Padahal petani sudah sekian lama dalam kondisi terjepit," kata Yoris.Setelah puas berorasi dan menduduki Kantor Gubernur, para peserta aksi membubabarkan diri sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka mengancama akan datang lagi jika keinginan mereka tidak segera dipenuhi.Massa yang terdiri dari anak muda hingga orang tua itu pulang dengan mengendarai sejumlah truk. Karena banyaknya peserta aksi, lalu lintas Jalan Pahlawan sempat tersendat. Meski demikian, puluhan polisi yang sejak awak sudah berada di lokasi tak kesulitan mengatasinya. (nrl/)


Berita Terkait