Sidang Putusan Uji Materi Pilkada Depok Dijaga Ratusan Polisi
Rabu, 25 Jan 2006 14:41 WIB
Jakarta -
Meski tidak sebanyak sidang sebelumnya, massa Nurmahmudi Ismail dan Badrul Kamal yang berdatangan ke gedung Mahkamah Konstitusi (MK) tetap mendapat penjagaan ketat dari aparat. Ratusan polisi diturunkan.Mereka berjaga-jaga karena MK kali ini mengagendakan sidang putusan permohonan uji materi UUD 1945 dan sengketa kewenangan lembaga negara yang menyangkut nasib Pilkada Depok. Ratusan aparat tampak disebar di dalam dan luar gedung yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (25/1/2006).Selain itu setiap pengunjung yang ingin memasuki gedung MK harus menjalani pemeriksaan berlapis dari petugas. Barang bawaan juga tidak luput dari pemeriksaan termasuk kantong baju dan celana mereka. Meski mengusung kandidat Walikota Depok yang berbeda, sekitar 25 pendukung Nurmahmudi dan 20-an pendukung Badrul Kamal terlihat berbaur. Tidak terlihat benih-benih perselisihan di antara mereka. Bahkan mereka saling ngobrol dan bersenda gurau."Kita sama-sama orang Depok. Kita sama-sama saudara," kata Korlap Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Depok Yasin Baia, yang mendukung Badrul Kamal.Sidang putusan itu baru dimulai sekitar pukul 12.15 WIB. Sesaat sebelum sidang digelar, Badrul Kamal beserta pasangannya, Syihabuddin Ahmad, terlihat memasuki gedung MK. Keduanya tiba dengan menumpang Toyota Kijang merah marun bernopol B 8641 LY. Sedangkan Nurmahmudi beserta kuasa hukumnya telah hadir sejak pukul 13.30 WIB.Banyaknya pengunjung sidang, selain massa kedua kubu, membuat mobil-mobil terpaksa di parkir di pinggir jalan raya. Akibatnya, di ruas jalan yang menuju Kota macet mulai dari depan Gedung Indosat hingga Gedung MK.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































