Bimbo & SP FKK PT DI Kunjungi 4 Peserta Jahit Mulut

Bimbo & SP FKK PT DI Kunjungi 4 Peserta Jahit Mulut

- detikNews
Rabu, 25 Jan 2006 14:23 WIB
Jakarta - Bimbo rupanya prihatin dengan 4 peserta mogok makan dan jahit mulut. Tiga seniman asal Bandung ini pun menjenguk keadaan mereka. Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan PT Dirgantara Indonesia (SP FKK PT DI) juga melakukan hal serupa.Empat peserta aksi yang juga korban Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) itu masih tergeletak lemah di Posko Selamatkan Rakyat Indonesia (SRI), Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2005).Bimbo yang terdiri dari Acil, Sam, dan Jaka, beserta 40 anggota SP FKK PT DI tiba di lokasi dari Bandung hampir berbarengan sekitar pukul 12.00 WIB."Kedatangan Bimbo semata-mata karena keprihatinan dan kemanusiaan. Demo mogok makan ini merupakan etalase yang buruk bagi wajah Indonesia yang sudah carut-marut di mata internasional," ujar Acil kepada detikcom.Sedangkan menurut Sie Bidang Hukum SP FKK PT DI Muhammad Ahsan, kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan terhadap peserta aksi mogok makan dan jahit mulut. Dia menilai seluruh kebijakan pemerintah sampai saat ini tidak pernah berpihak kepada rakyat."Bahkan PLN selalu menghindar dengan pernyataan tidak ada dampak negatif dari SUTET. Padahal jelas-jelas kami melihat ada warga yang tinggal di sekitar SUTET banyak yang lumpuh," kata Ahsan kepada detikcom.Karena itu, menurut dia, SP FKK PT DI berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan masalah dengan baik dan bijaksana, karena semuanya untuk kepentingan rakyat.Ahsan menambahkan, kedatangan ini bukan hanya bentuk solidaritas saja. Menurut dia, kalau solidaritas hanya berdasar kepentingan saja, sedangkan SP FKK PT DI bukan berdasar kepentingan. "Ketika ada rakyat yang sakit, kita berusaha menengok, apalagi rakyat tertindas," tandasnya.Selain Bimbo dan SP FKK PT DI, keempat korban SUTET juga mendapat kunjungan sekitar 20 orang dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) pukul 12.40 WIB.Sejak pukul 13.30 WIB tadi, secara bergantian mereka melakukan orasi yang isinya menentang pembangunan SUTET dan mendukung sepenuhnya aksi mogok makan.Kunjungan beberapa elemen masyarakat ini tidak membuat lalu lintas di sekitar Jalan Diponegoro terhambat. Tidak tampak pula aparat keamanan yang menjaga lokasi. (/)


Berita Terkait