Eks Anak Buah Suami Pinangki Akui Tukar Dolar dan Buang Bukti Transfer

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 16:29 WIB
Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang lanjutan di PN Tipikor Jakarta, Rabu (21/10/2020). Pinangki tampak berbusana muslim syari.
Pinangki Sirna Malasari (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Anggota Polri Benny Sastrawan mengaku pernah diperintah suami Pinangki Sirna Malasari, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, menukarkan mata uang asing milik Pinangki. Benny mengaku uang asing yang ditukar mencapai ratusan juta rupiah.

Hal itu terungkap dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang diungkap dalam persidangan Pinangki terkait kasus fatwa Mahkamah Agung (MA). Benny mengaku diminta menukarkan uang sebanyak 4-5 kali.

Penukaran mata uang asing itu dilakukan pada 20 April 2020, 18 Mei 2020, 26 Mei 2020, dan 7 Juli 2020. Benny mengaku mata uang yang ditukar adalah dolar Amerika dan dolar Singapura.

"Saya nggak pernah diperintah langsung karena saya pimpinannya Pak Yogi. Saya diminta tukar valas atas perintah pimpinan saya langsung, atas perintah Pak Yogi, karena Pak Yogi beliau dapat SMS atau WA dari Pinangki," kata Benny saat bersaksi di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (18/11/2020).

Dia mengatakan tidak pernah langsung bertemu dengan Pinangki. Valas yang diminta ditukarkan diantar oleh sopir dan ajudan Pinangki bernama Sugiarto.

Jaksa lantas mengonfirmasi sejumlah uang yang ditukarkan oleh Benny. Sekali menukarkan valas, jika dirupiahkan, uang Pinangki itu mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Berikut rincian uang yang ditukarkan Benny dalam BAP:

- USD 10 ribu senilai Rp 147.130.000 ditransfer ke Pungki Primarini adik Pinangki
- USD 14.780 ditransfer ke Pinangki
- USD 17.600 ditransfer ke Pinangki
-USD 10 ribu senilai Rp 143.600.000 ditransfer ke Pinangki

Benny membenarkan jumlah uang tersebut. Namun Benny mengaku tidak memiliki bukti transfer karena suami Pinangki waktu itu memerintahkan agar Benny membuang bukti transfer itu.

"BAP saya benar. Karena, setelah saya transfer, bukti transfer, saya kasih ke Pak Yogi, diperintah Pak Yogi buang. Ya saya buang, ketika ditunjukkan penyidik (bukti transfer) benar," kata Benny.

Diketahui, Pinangki Sirna Malasari didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dakwaan tersebut berdasarkan penghasilan Pinangki yang tak sebanding dengan besarnya harta yang dimilikinya.

Dalam dakwaan Pinangki, jaksa mengatakan Pinangki menguasai USD 450 ribu yang diduga berasal dari Joko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra. Jaksa menyatakan, pada 2019-2020, Pinangki menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaannya yang berasal dari kasus korupsi itu dengan cara menukarkan uang USD 337.600 di money changer atau senilai Rp 4,7 miliar

Selain itu, Pinangki meminta suaminya, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, menukarkan mata uang USD 10 ribu atau senilai Rp 147,1 juta. Uang itu lantas ditukarkan anak buah Napitupulu.

(zap/ibh)