Wagub DKI: Keberhasilan Acara Maulid Tak Diukur dari Jumlah Jemaah yang Hadir

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 12:30 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mengevaluasi acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat, yang menimbulkan kerumunan massa. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai keberhasilan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak diukur dari jumlah jemaah yang hadir.

"Justru saya sering sampaikan, keberhasilan kita melaksanakan Maulid tidak diukur dari banyaknya jumlah peserta jemaah yang hadir, tapi diukur sejauh mana kita semua, warga, jemaah bisa meneladani Rasulullah. Rasul itu orang yang sangat bersih, yang sangat sehat, menjaga kesehatan," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020).

Riza mengatakan, berdasarkan aturan PSBB, kegiatan yang ada tamu atau pengunjung yang hadir hanya boleh 50 persen dari kapasitas. Dia juga meminta kepada panitia menyediakan pendukung protokol kesehatan, seperti alat pengukur suhu, tempat cuci tangan atau hand sanitizer, dan pembatas untuk jaga jarak.

"Ya kalau ketentuannya kan sudah diatur bahwa kegiatan-kegiatan itu tidak boleh lebih dari 50 persen (kapasitas), menggunakan masker, harus ada pengecekan suhu, thermo gun. Kemudian ada kelengkapan pendukung, seperti wastafel, atau hand sanitizer dan lain-lain, jaga jarak, ada pembatas, sebagainya. Jadi semua harus diatur," papar Riza.

"Jadi ke depan kami minta kegiatan-kegiatan Maulid Nabi, mari mengikuti protokol kesehatan," imbuhnya.

Elite Partai Gerindra itu berharap peringatan Maulid Nabi di kawasan kediaman Habib Rizieq jadi pembelajaran. Dia mengingatkan bahwa penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi juga bisa dilakukan secara virtual, yang tidak mengurangi makna dan tujuan peringatan.

"Ke depan mudah-mudahan peristiwa kemarin memberikan pelajaran bagi kita semua bahwa kegiatan Maulid tidak mesti harus dihadiri dengan sebanyak-banyaknya, bisa dilakukan dengan virtual, tidak mengurangi arti dan makna daripada Maulid," jelasnya.

Diketahui, pada Sabtu (14/11), FPI dkk menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan. Dalam acara tersebut, turut dilangsungkan acara pernikahan putri keempat Rizieq, Syarifah Najwa Syihab, dengan Sayid Irfan Alaidrus.

Sebelum itu, Habib Rizieq juga menghadiri acara Maulid Nabi di Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/11). Sejumlah orang juga berkumpul dan menimbulkan kerumunan.

Simak video 'Polisi Periksa Panitia Acara Habib Rizieq yang Bikin Kerumunan':

[Gambas:Video 20detik]



(man/zak)