ADVERTISEMENT

Rapat Bareng Menag, Komisi VIII DPR Minta Penjelasan soal Penutupan Umroh

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 11:38 WIB
Menag Fachrul Razi rapat dengan Komisi VIII DPR
Menag Fachrul Razi rapat dengan Komisi VIII DPR. (Rahel/detikcom)

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kembali menghentikan sementara penerbitan visa umroh untuk calon jemaah umroh asal Indonesia. Kemenag menyebut telah bertemu dan berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengenai hal ini.

"Saat ini Pemerintah Arab Saudi sedang menutup proses visa dalam rangka melakukan evaluasi dan pengaturan terhadap penyelenggaraan ibadah umroh bagi jemaah Indonesia," kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Oman Fathurahman dalam keterangan resminya, Senin (16/11/2020) seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Namun kabar penyetopan visa umroh dari Arab Saudi diklarifikasi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Pihak Kemlu menyebut yang disetop hanya visa turis.

Diintip dari situs Kemlu, Selasa (17/11/2020), Kemlu mengeluarkan pernyataan soal penerbangan umroh bagi jemaah Indonesia. Rilis tersebut berdasarkan penyataan GACA (General Authority of Civil Aviation) di Arab Saudi.

Berikut pernyataan Kemlu:

"Terkait penerbangan umrah bagi jemaah Indonesia, tim KJRI Jeddah yang dipimpin Staf Teknis Perhubungan telah melakukan pertemuan dengan Dirjen Angkutan Udara GACA, Mr Ali Muhammad Rajab, beserta stafnya pada 16 November 2020 di Riyadh.

1. Dari pertemuan tersebut, diperoleh informasi sebagai berikut:

a. GACA (General Authority of Civil Aviation/Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi) beserta instansi terkait lainnya di Arab Saudi terus melakukan evaluasi pelaksanaan penerbangan angkutan umrah, termasuk penerapan dan kepatuhan jemaah terhadap protokol COVID-19, mulai persiapan keberangkatan di negara asal hingga kepulangannya.

b. GACA hingga saat ini belum mengeluarkan edaran resmi tertulis terkait penangguhan penerbangan yang mengangkut jemaah umroh asal Indonesia. Namun GACA dalam waktu dekat akan mengeluarkan edaran setelah mempertimbangkan situasi terakhir di lapangan.

c. Pemerintah Arab Saudi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatan dan keselamatan umat Islam.

d. Terkait rilis GACA tentang larangan masuk ke Arab Saudi bagi pemegang visa turis, GACA menegaskan hal itu hanya berlaku bagi pemegang visa turis dari negara-negara yang memiliki perjanjian bebas visa kunjungan wisata dengan Arab Saudi. Indonesia tidak termasuk negara dengan fasilitas bebas visa turis dari Arab Saudi.

2. Perwakilan RI Jeddah meminta agar semua pihak terkait pelaksanaan umrah terus memperhatikan dan mengikuti aturan protokol COVID-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi.

3. Perwakilan RI Jeddah akan terus melakukan komunikasi dengan GACA serta pihak terkait lainnya terkait perkembangan kebijakan penerbangan umroh dari Indonesia."


(hel/elz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT