Sidang PK Ba'asyir Hadirkan Habib Rizieq Sebagai Saksi

Sidang PK Ba'asyir Hadirkan Habib Rizieq Sebagai Saksi

- detikNews
Rabu, 25 Jan 2006 12:16 WIB
Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kedatangan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Rizieq bukan memimpin demo, tapi datang sebagai saksi sidang Peninjauan Kembali (PK) kasus Ba'asyir.Kepada detikcom di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Rabu (25/1/2006), Rizieq mengatakan, akan memberikan kesaksian perihal perilaku Ba'asyir sejak pertemuan pertama dengannya pada Agustus 2000 lalu hingga kini."Saya rasa ini penting sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan, karena kalau memperhatikan tingkah laku Ustad Abu yang saya kenal jauh sekali dari sikap keras. Apalagi terlibat apa yang dituduhkan," beber Rizieq.Selama mengenal dan berinteraksi dengan Ba'asyir, Rizieq menilai sifat pimpinan Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Solo itu termasuk tipe ulama yang tawadlu. "Dalam hal ini beliau rendah hati, bisa menghargai pendapat yang lebih muda, sehingga kalau dikatakan ustad keras, saya rasa tidak," tegasnya.Bahkan saat dia mengkonfirmasi mengenai kasus peledakan bom di sejumlah wilayah Indonesia yang dikaitkan dengan Ba'asyir, Ba'asyir, kata Rizieq, menolak dikaitkan. Bahkan ia termasuk orang yang menolak aksi tersebut."Dan saya pernah bersama ustad pasca bom Bali I. Kita buat konferensi pers bersama dan tablig akbar di Solo. Kita sampaikan kepada umat sikap penolakan dan kecaman kita," katanya.Tentang pemikiran Ba'asyir terhadap aksi teroris itu, Rizieq sekali lagi menekankan bahwa hal itu tidak ada sangkut pautnya dengan Ba'asyir."Insya Allah tidak terlibat, karena saat di penjara di Salemba dan kebetulan ada beberapa narapidana kasus bom Bali yang dipenjara di Salemba, justru dinasihati oleh Ustad setiap hari," katanya.Dari situ, kata Riziq bisa disimpulkan Ba'asyir tidak terlibat dan yang hal ini akan disampaikannya dalam persidangan.Sidang sendiri hingga pukul 11.30 WIB belum berlangsung. Ba'asyir merupakan terpidana kasus peledakan bom di Hotel JW Marriott beberapa tahun lalu. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads