SIDAK 17 November: 4 Berita Teraktual Hari Ini

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 22:51 WIB
Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar dicopot
Foto: Kapolda Jabar dan Kapolda Metro Jaya dicopot (20detik)
Jakarta - Berita terkait pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) masih menjadi perbincangan hangat hari ini. Buntut sejumlah kerumunan massa pendukung Habib Rizieq dicopotnya Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar.

Rangkuman berita itu dirangkum dalam tayangan berjudul 'IPK 2? EMANG BISA DAPET KERJA!? SIDAK!: 17/11/20' yang diunggah akun ">YouTube CXO Media. Rangkuman berita setiap harinya dikemas secara ringan dan ditayangkan setiap pukul 21.00 WIB.

Berikut rangkuman 4 berita teraktual hari ini:

1. Habib Rizieq Bikin Kerumunan Massa Berujung Pencopotan 2 Kapolda

Polri mencopot dua kapolda karena tak melaksanakan perintah menegakkan protokol COVID-19 terkait kerumunan massa pendukung Habib Rizieq. Dua kapolda itu yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi.

"Ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel. Senin (16/11/2020).

"Yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat," sambung Argo.

2. 9,12 Juta Warga Jabar Masih BAB Sembarangan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan hampir seperlima warga di Jawa Barat (Jabar) masih melakukan buang air besar sembarangan (BABS). Dikutip dari laman Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Dirjen Kesehatan Masyarakat Direktorat Kesehatan Lingkungan sebanyak 9,12 juta warga Jabar masih melakoni perilaku BABS.

Ketua Yayasan Odesas Indonesia Faiz Manshur menilai Indonesia bukan hanya terbelakang dalam urusan sanitasi di dunia, tetapi juga lambat dalam menjawab problem kemiskinan. Oleh karena itu, pada 19 November mendatang Odesa akan mengadakan acara gerakan empati pada kemiskinan dengan solusi sanitasi.

"Coba saja kita buka data aktual yang diberikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2020 dari website Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Di Indonesia ini sekarang dari 287,90 juta jiwa, masih terdapat 32,24 juta jiwa masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Dan kalau kita hubungkan dengan kemiskinan, masalah kesejahteraan akses air bersih dan perilaku hidup tak sehat paling dominan di dalamnya," kata Faiz Manshur dalam siaran persnya.

3. IPK di Bawah 3, Pria Ini Ungkap Caranya Diterima di Perusahaan Ternama

Sebuah video di TikTok menjadi viral karena menginspirasi dan menyemangati para pencari kerja. Seorang pria bernama Adhika Wira mengungkap kisahnya yang diterima di sebuah perusahaan ternama.

Padahal pria tersebut mengaku memiliki nilai IPK di bawah 3 yang sering dianggap kurang memenuhi standar. Senang videonya bisa menyemangati sesama, Dhika pun turut membagi saran dan pengalamannya untuk para fresh graduate yang senasib dengannya.

Dalam video Dhika yang viral, ia pun mengungkap bahwa dengan IPK 2,8, pria itu bisa direkrut perusahaan ternama dan mentraktir keluarga. Lulusan jurusan Teknik Telekomunikasi Kelas Internasional tersebut mengaku sempat ketakutan sulit diterima kerja karena nilainya.

Awalnya ia menganggap perusahaan akan lebih memilih fresh graduate dengan IPK tinggi. Tapi karena punya cukup banyak pengalaman, ia sukses dilirik untuk masuk sebagai pegawai saat kerja magang.

4. Debut Member 'aespa'

Grup musik aespa akan resmi melakukan debut hari ini. Mereka akan debut dengan merilis lagu Black Mamba.

Black Mamba dideskripsikan sebagai lagu dance dengan signature synth sound dan bass yang kuat. Hook di lagu ini terdengar seperti rapalan mantra.

Lirik lagu Black Mamba berisikan cerita pandangan dunia saat mempelajari hubugan antara aespa dan avatar ae. Diceritakan juga Black Mamba sebagai sebuah ancaman dunia.

"Aku masih belum merasakannya. Aku merasakan tekanan, tapi aku ingin membawakan lagu dan penampilan yang bagus secepat mungkin," ujar Karina.

(rfs/aud)