2 Kapolda Dicopot, Gerindra Tekankan Konsisten Polri terhadap Prokes

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 11:14 WIB
Habiburokhman
Habiburokhman (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Dua Kapolda dicopot karena dianggap tak melakukan perintah menegakkan aturan protokol kesehatan (prokes) buntut kerumunan di acara Habib Rizieq Syihab. Gerindra menyoroti konsisten Polri terhadap penegakan protokol kesehatan pencegahan virus Corona (COVID-19).

"Saya melihat itu hal yang normal, penegakan disiplin internal Polri. Faktanya memang terjadi kerumunan di dua provinsi tersebut," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (17/11/2020).

Hanya, anggota Komisi III DPR ini menekankan konsistensi aparat penegak hukum terkait penegakan aturan protokol kesehatan. Habiburokhman kemudian berbicara mengenai aksi demo omnibus law dan kampanye pilkada di daerah lain yang menimbulkan kerumunan.

"Namun yang perlu digarisbawahi agar jangan timbul kesan inkonsistensi penegakan disiplin. Kalau soal kerumunan yang melanggar prokes kita bisa mengacu pada aksi demo besar menolak omnibus law di berbagai kota, apakah ada evaluasi juga terhadap pejabat kepolisian di kota-kota itu?" ujar Habiburokhman.

Dia meminta Polri tegas dan konsisten untuk menegakkan protokol kesehatan, apa pun acaranya.

"Begitu juga kerumunan yang terkait pilkada, apakah ada juga evaluasi? Polri harus berani menegakkan disiplin dan aturan secara konsisten. Kalau konsisten, pasti semua pihak legowo," tutur Habiburokhman.

Siapa 2 kapolda yang dicopot? Simak di halaman selanjutnya.