Land Clearing di Lahan Sirkuit Mandalika Kondusif

Nurcholis Maarif - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 21:37 WIB
Sirkuit Mandalika
Foto: dok. Polda NTB
Jakarta -

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan pelaksanaan Land Clearing tahap II di lahan pembangunan lintasan sirkuit MotoGP di KEK Mandalika, Lombok Tengah (Loteng) hari ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah sudah mengikhlaskan dilakukan land clearing. Land clearing dilakukan dengan pendekatan secara persuasif dan komunikasi dengan masyarakat.

"Alhamdulillah land clearing hari ini berjalan aman dan kondusif, para pihak pengklaim sudah mengikhlaskan dan mendukung untuk dilakukan land clearing," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/11/2020).

Pelaksanaan pengamanan land clearing hari ini dilibatkan tim gabungan dari TNI-Polri, Pol P, dan Dishub yang akan dievaluasi tiap hari. Untuk teknis di lapangan seluruh personil harus mengedepankan tindakan persuasif dan komunikatif.

Adapun empat titik lahan yang dilakukan land clearing tahap II di antaranya milik H. Jinalim, Gemalazuardi, Arifin Tomi, dan Amaq Mangin. Salah satu pengklaim lahan, H. Jinalim menyatakan dirinya mendukung penuh pelaksanaan land clearing untuk pembangunan sirkuit MotoGP ini.

"Tanpa ada paksaan saya mengikhlaskan lahannya saya sebanyak 40 are itu untuk pembangunan sirkuit MotoGP. Terlebih sirkuit ini untuk kemajuan Loteng ke depanya," katanya.

Ia menegaskan pada intinya pihaknya dari masyarakat sangat mendukung pembangunan sirkuit MotoGP ini. Selain itu tidak ada alasan lagi untuk melakukan gugatan secara hukum karena menurutnya tak ada lagi permasalahan.

"Saya harapkan pembangunan sirkuit MotoGP ini bisa tuntas sesuai dengan waktunya," harapnya.

Hal senada disampaikan pengklaim lahan lainnya, Arifin Tomi. Ia mengungkapkan proses land clearing ini sifatnya masih tidak terlalu mulus. Namun perjalanannya dipastikan akan mulus.

"Saya sudah mengikhlaskan lahan saya untuk pembangunan sirkuit MotoGP. Karena waktu atau jadwal untuk event balapannya sudah dekat," ucapnya dengan.

Ia mengaku tidak mau dianggap menjadi orang yang menghambat pembangunan sirkuit MotoGP ini.

"Saya sudah sendiri ditelpon Bapak Kapolda NTB dan menjelaskan bahwa proyek ini merupakan proyek strategis nasional yang nantinya akan membawa kemajuan bagi warga Loteng," pungkasnya.

Tonton video 'Mandalika Masuk Sebagai Cadangan di Kalender MotoGP 2021':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)