ADVERTISEMENT

MUI Sulsel soal Acara Maulid Nabi Diisi Kata Lonte: Dakwah Harus Hikmah-Bijak

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 12:24 WIB
gedung MUI
Gedung Majelis Ulama Indonesia di Jakarta (Grandyos Zafna/detikcom)
Makassar -

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, mengisi ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan membahas soal lonte. Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan (MUI Sulsel) angkat bicara soal hal itu.

"Boleh jadi muballigh itu berbeda. Tetapi Al-Qur'an secara tegas bahwa dakwah harus dilaksanakan dengan hikmah, bijaksana, dengan mengajak orang dengan pelajaran yang baik," kata Sekretaris MUI Sulsel Muhammad Ghalib saat berbincang dengan detikcom, Senin (15/11/2020).

Ghalib mengatakan peringatan Maulid adalah sebuah perayaan atas kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan merupakan tauladan bagi seluruh manusia. Karena itu, acara tersebut seharusnya menjadi wadah untuk memahami Al-Qur'an dan mengimplementasikannya di tengah masyarakat.

"Kita berharap bahwa Maulid memberikan nuansa kerahmatan, nuansa kasih sayang dan silaturahmi dan persatuan di tengah keberagaman. Kita berharap umat Islam ke depan, di samping mayoritas secara kuantitas, juga mayoritas secara kualitas menuju ummat yang terbaik," terangnya.

Adapun mengenai adanya perdebatan dialog, Ghalib mengusulkan diselesaikan dengan cara yang baik-baik. "Maka dialognya, diskusinya, dan debatnya itu harus dilaksanakan dengan cara terbaik," ungkapnya.

Soal ceramah diselipi kata lonte di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Habib Rizieq awalnya menyinggung seseorang yang menghina habib. Seseorang yang menghina habib itu kemudian disebut lonte oleh Habib Rizieq.

"Ada lonte hina habib. Pusing, pusing. Sampai lonte ikutan ngomong, iye...," kata Rizieq di Jl KS Tubun, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (15/11) dini hari.

Ucapan Rizieq disambut riuh hadirin. Dia mengaku tidak marah banyak orang berkerumun saat menjemputnya dikritik. Lalu Rizieq menyinggung soal polisi menjaga rumah orang yang disebutnya lonte itu.

"Saya nggak marah. Cuma ada umat yang marah, ngancem mau ngepung lonte. Eh polisi kalang kabut jagain lonte. Kacau, kacau," kata dia.

"Lonte hina habib dijaga polisi. Kacau tidak? Mestinya lonte yang hina habib, hina ulama, tangkep. Bukan dijagain. Polisi jawab, tapi ada ancaman habib. Mangkanya lu tangkep," kata dia.

"Ditangkep nggak, dijagain. Iye. Jangan-jangan minta jatah kali. Kacau, kacau. Saya ngeliat begini jadi baik. Mudah-mudahan jangan sakit lagi deh. Udahlah jangan diterusin dah ah. Udah biarin, lonte sama lonte aja yang ngomong," sambungnya.

Tonton video 'Kata Nikita Mirzani soal Disebut 'Lonte' oleh Habib Rizieq':

[Gambas:Video 20detik]

(fiq/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT