Pengasuh Ponpes: Puas Kinerja Bu Risma, Semoga Penerusnya Sama

Pengasuh Ponpes: Puas Kinerja Bu Risma, Semoga Penerusnya Sama

Yudistira Imandiar - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 01:02 WIB
Tri Rismaharani
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkunjung ke Pondok Pesantren Salafiah Syafi'iah Situbondo. Dalam kunjungan itu, Risma bersua dengan pengasuh ponpes, Nyai Makkiyah As'ad.

Risma mengungkapkan, dirinya sudah lama berjanji mengunjungi Ponpes Salafiyah Syafi'iah. Oleh sebab itu ia bersyukur bisa menepati janji sekaligus bersilaturahim dengan Nyai Makkiyah As'ad.

"Sejak Pilkada Surabaya pertama, saya sempat berjanji mau ke sini, dan alhamdulillah saya bisa memenuhi janji saya bisa datang ke Pondok Kiai As'ad," kata Risma dikutip keterangan tertulis, Minggu (15/11/2020).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itu, Risma juga menyempatkan ziarah ke makam KH As'ad Syamsul Arifin. Di samping pusara, Risma memanjatkan tahlil dan berdoa.

Risma bercerita sudah lama kenal baik dengan Nyai Makkiyah As'ad. Putri KH As'ad itu kerap hadir di acara pengajian yang digelar di kediaman Risma.

ADVERTISEMENT

Saat bertemu Risma, Nyai Makkiyah As'ad menyatakan pandangannya soal pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Eri Cahyadi-Armuji. Nyai Makkiyah meyakini dua figur tersebut dipilih secara selektif oleh Risma untuk meneruskan pengabdian di Kota Pahlawan.

"Saya mengimbau kepada semua masyarakat supaya ikut Bu Risma. Ikut arahan Bu Risma," seru Nyai Makkiyah.

Ia berharap penerus Risma bisa bekerja dengan kualitas yang sama, bahkan lebih baik dari Risma yang dianggapnya peduli terhadap rakyat dan kemajuan Kota Surabaya.

"Saya sangat bangga dan puas melihat kinerja Bu Risma, semoga penerusnya sama," ungkap Nyai Makkiyah.

Sementara itu, Risma menyampaikan dirinya sangat berhati-hati dalam merekomendasikan calon penerusnya. Risma berkisah, ketika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta pendapat terkait penerusnya di Surabaya, ia terlebih dahulu salat istikharah untuk meminta petunjuk yang terbaik.

"Terus terang tidak mudah memilih untuk Surabaya. Apalagi beliau (Bu Mega) kan mantan presiden, beliau mendengar sosok ini dan mengetahui sosok itu, dan itu tidak mudah, tapi kan tetap harus ditetapkan," ungkap Risma.

Risma menilai sosok Eri Cahyadi punya prinsip yang sangat kuat. Menurutnya Eri sangat disiplin dan bisa menjaga komitmen.

"Bahkan di saat proses pemilihan untuk pencalonan sebelumnya, saat diminta bergerak, dia tidak mau sama sekali gerak selama masih menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Itulah sosok Eri yang mungkin tidak banyak orang tahu. Dia punya prinsip yang sangat kuat," ungkap Risma.

Selain itu, wali kota perempuan pertama di Surabaya itu menilai Eri menunjukkan kepedulian dan empati pada warga. Hal itu disebut Risma sebagai modal yang baik untuk seorang pemimpin.

Meskipun dirinya yang merekomendasikan Eri untuk maju sebagai Calon Wali Kota, Risma menegaskan keputusan akhir dibuat oleh Megawati.

"Penentuan itu tetap di Bu Mega, bukan saya. Sekali lagi Bu Mega punya pengalaman, beliau presiden sebelumnya, sehingga beliau mengetahui persis. Jadi, beliaunya sampai segitu perhatiannya untuk Kota Surabaya," jelas Risma.

(prf/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads