Satgas COVID Ungkap Ada Kenaikan Pasien di Wisma Atlet tapi Tak Signifikan

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 19:25 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo (dok. BNPB)
Foto: Doni Monardo (dok. BNPB)
Jakarta -

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengungkap ada kenaikan jumlah pasien virus Corona (COVID-19) setelah libur panjang akhir Oktober. Meski begitu, naiknya tidak signifikan seperti setelah libur panjang Agustus lalu.

Doni mengungkapkan pasien yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit rujukan di Jakarta pada awal November 2020 sempat cukup menurun dengan okupansi yang relatif rendah. Untuk ICU berada di posisi 58 persen dan ruang isolasi kelas I di angka 50 persen.

"Namun dalam 2 minggu terakhir mengalami peningkatan sampai dengan angka 63 persen, demikian juga tempat tidur ICU di rumah sakit rujukan di Jakarta sempat pada tanggal 1 November berada pada posisi 58 persen, namun hari ini telah mengalami peningkatan sampai angka 68 persen," ujar Doni Monardo dalam jumpa pers yang disiarkan YouTube BNPB, Sabtu (14/11/2020).

Doni juga mengungkapkan ada peningkatan pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet setelah libur panjang lalu. Peningkatan juga terjadi di tower-tower yang menampung pasien-pasien OTG (orang tanpa gejala).

"Demikian juga Rumah Sakit Wisma Atlet pada periode 1 November berada pada posisi 32,68 persen, namun pada hari ini naik ke posisi 50,76 persen. Demikian juga (Tower) 4 dan 5 yang telah kita aktifkan pada pertengahan September yang lalu untuk menampung pasien-pasien yang OTG sempat mengalami peningkatan, tetapi beberapa hari yang lalu mengalami penurunan, yaitu sampai posisi 20,47 persen," sebut Doni.

"Hari ini 14 November naik ke posisi 21,50 persen. Namun masih terdapat sejumlah hotel yang juga merawat pasien OTG sebanyak 334 orang," imbuhnya.

Kenaikan pasien di Wisma Atlet tidak sebanyak pada September lalu. Simak informasi selengkapnya di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2