Banjir Mojokerto Berangsur Surut
Rabu, 25 Jan 2006 07:06 WIB
Surabaya - Banjir bandang pada Selasa (24/1) malam menerjang Mojokerto dan Jombang, Jawa Timur mulai surut. Air surut sejak Rabu (25/1/2006) dini hari. Saat ini, yang tertinggal hanya lumpur yang dibawa banjir. Surutnya air akibat luberan sungai Brangkal ini setelah adanya tindakan dari pemerintah Mojokerto, dan Jasa Tirta untuk membuka pintu air Lengkong Baru. Dari sini, air dibuang ke sebagian timur Mojokerto. Namun meski surut, sebagian warga yang tinggal di daerah aliran sungai Brangkal, Suko, Kedung Maling, Jatirejo, dan Prajurit Kulon tidak ada yang berani tidur. Mereka khawatir apabila terjadi banjir susulan yang lebih besar. Begitu pula di Jombang, akibat banjir bandang di Wonosalam, yang menyebabkan terendamnya dusun Pengajaran, desa Ketek, Mojoagung, membuat warga selalu siaga. Ini terlihat dari warga yang terus menerus membunyikan kentongan untuk selalu siaga. Pagi ini, warga terlihat membersihkan halaman rumah dan perabot rumah yang kemasukan air. "Berangsur pulih, warga mulai bersihkan rumah dan tidak terdapat laporan adanya korban dalam banjir bandang ini," kata anggota tim penangulan bencana Pemkot Mojokerto unsur PMI, Didik Sudharsono kepada detikcom, Rabu.Air bah yang menerjang Mojokerto merupakan kiriman dari kawasan atas, yakni dari lereng Gunung Welirang dan Arjuna. Desa suko, kecamatan Suko dan desa Murukan, Prajurit kulon, Mojokerto yang awalnya terendam 50 cm akhirnya surut. Hujan deras juga sempat membuat longsoran kecil di tebing Pacet yaitu Cempaka Lima dan Gumung.
(wiq/)











































