Warga Citatah Tolak Rencana TPA Kota Bandung

Warga Citatah Tolak Rencana TPA Kota Bandung

- detikNews
Selasa, 24 Jan 2006 23:05 WIB
Bandung - Ratusan warga yang tergabung ke dalam Forum Stop Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Citatah menolak dengan keras rencana pemerintah kota Bandung membuka lokasi TPA sampah di Citatah, kabupaten Bandung. Warga menilai, rencana ini tidak layak. "Kita minta pihak pemerintah agar mengikuti dulu proses prosedural yang benar. Jangan seenaknya saja," ungkap Penasehat Forum Stop TPA Citatah, Yuddi Agustiar saat ditemui di sela kunjungan Menteri Negara Lingkungan Hidup (Meneg LH) Rachmat Witoelar, Jl. Riau, di Bandung, Selasa (24/1/2006) . Rachmat Witoelar tidak memberikan ijin kepada pemkot Bandung untuk membuka lahan pembuangan sampah baru. Ia pun menolak permintaan pembangunan TPA itu dilakukan tanpa proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) terlebih dahulu. Namun pemkot Bandung justru beralasan pembangunan lokasi sampah baru ini karena dorongan kebutuhan darurat."Pihak Pemkot Bandung juga telah memberi uang pada warga sebesar Rp 50 ribu. Ini uang silaturrahmi, tujuannya saya tidak tahu," ungkap Yuddi sengit. Dari data yang ada, saat ini baru diketahui sebagian warga telah menerima dana tersebut sebanyak 80 orang. Warga Citatah pun telah membubuhkan tanda tangan sebanyak 600 orang untuk menolak rencana lokasi pembuangan sampah baru tersebut. Sampah yang berasal dari kota Bandung mencapai 2.250 ton tiap harinya. Namun hanya mampu terangkut sekitar 1.710 ton tiap harinya. Sampah itu diangkut dan dibuang untuk ke TPA Cicabe. Diperkirakan TPA itu hanya mampu menampung sampah dalam kurun waktu 4 bulan ini. Sedangkan wilayah Citatah berbatu kapur. Selain itu, lokasinya pun curam dan berbukit-bukit. "Pernyataan pemkot perihal darurat sampah terlalu dramatis. Saya minta, sampah itu diolah," tambahnya. (wiq/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait