Pacet Meluap, Mojokerto Disapu Banjir
Selasa, 24 Jan 2006 22:27 WIB
Surabaya - Mojokerto, Jawa Timur tepatnya di perbatasan Jombang-Kediri diterjang banjir, Selasa malam ini (24/1/2006). Ribuan warga yang tinggal di sepanjang sungai Brangkal, Mojokerto, Jawa Timur sudah mengungsi. Banjir ini dikarenakan air sungai yang sudah meluap, termasuk 4 titik tanggul yang jebol di daerah Sambiloto, Dungtrim Daleman, Sumopito. Tak pelak lagi, air pun meluap ke pemukiman penduduk.Dari informasi yang dihimpun detikcom ketinggian air terlihat di daerah Sambiroto Tengah sudah mencapai 1,5 meter dan mulai menggenangi rumah warga. Terjangan air ini diduga kiriman dari daerah Pacet yang diguyur hujan sejak Selasa, 14.00 WIB. Arus air kini terlihat semakin meningkat dan semakin kencang menderu.Meskipun air meluap, belum bisa dikatakan siaga satu. Ini karena debit air sungai Brantas dari Melirip, Mojokerto sebesar 258 m2/detik. Sedangkan untuk siaga satu sebesar 1000 m2/detik. Arus pun malam ini makin meningkat dan makin kencang. Jembatan Tebel Mbareng PutusSementara, di perbatasan Kediri-Jombang air meluap hingga 1 meter. Luapan air ini sempat memutuskan jembatan di daerah Tebel Mbareng. Jalur menuju Malang melalui kecamatan Wonosalang, Jombang pun lumpuh total. Alhasil, arus lalu lintas menuju Malang melalui Mbareng pun dialihkan warga ke Pare, Kediri. Akibat bencana ini, suasana Mojokerto menjadi kelam karena diselimuti lumpur. Lumpur ini merupakan luapan dari hulu. Suasana kelam ini serupa dengan peristiwa banjir 2003 silam. luapan dari hulu. Mojokerto saat itu, terkena banjir yang cukup parah akibat luapan suangai Brangkal dan Brantas.
(wiq/)











































