Pilih Hak Angket
9 Anggota FPAN Terancam Recall
Selasa, 24 Jan 2006 17:48 WIB
Jakarta - Sembilan anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) terancam dikenai sanksi recall, karena memilih opsi hak angket saat rapat paripurna soal impor beras.Dalam rapat paripurna yang membahas soal impor beras di Gedung Nusantara II DPR RI, Selasa (24/1/2006), suara Fraksi PAN terbelah. Sembilan anggota mendukung penggunaan hak angket, sedangkan 33 lainnya mendukung hak interpelasi.Kesembilan orang yang mendukung hak angket adalah Dradjat H Wibowo, Alvin Lie, AM Fatwa, Cecep Rukmana, Hilman, Tubagus Rizon, Patrialis Akbar, Latifah Iskandar, dan Tris Tanti.Sembilan orang ini terancam sanksi recall. Sebab, kabarnya yang beredar di kalangan wartawan dalam rapat Fraksi PAN yang dihadiri Ketum PAN Soetrisno Bachir berlangsung alot. Saat itu, sekitar 70 persen anggota yang datang mendukung penggunaan hak angket. Namun Soetrisno Bachir meminta fraksi mendukung hak interpelasi. Alasannya sederhana, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah banyak membantu, sehingga giliran PAN membantu.Saat itu Soetrisno Bachir disebut-sebut sempat melontarkan ide untuk melakukan recall anggota yang tidak mengikuti ketentuan partai. Namun ancaman itu karuan ditanggapi protes peserta karena mereka beralasan hak angket adalah hak yang melekat dari anggota DPR. Bahkan sejumlah pengurus akan mempersoalkan Soetrisno Bachir dalam rakernas jika dia memberikan sanksi.Saat dikonfirmasi masalah tersebut, Wakil Ketua Fraksi PAN Dradjat Wibowo membenarkan adanya ancaman dari Ketum PAN. "Itu sebenarnya bukan ancaman tapi dia memang bilang akan menerapkan disiplin partai. Di fraksi memang ada beberapa pembahasan dan DPP menginstruksikan untuk menggunakan hak interpelasi. Tapi saya membuat keputusan politik yang saya yakin kebenaranya dan sesuai ilmu yang dimiliki. Saya siap saja kalau dijatuhkan sanksi oleh partai," tegas Dradjat.Ketika ditanya soal kemungkinan dilakukannya recall, Dradjat hanya berkomenter pendek, " Ya kita lihat saja nanti".
(san/)











































