Rebutan Penumpang, Dua Bus Kota Yogya Tabrak Kios Burjo

Rebutan Penumpang, Dua Bus Kota Yogya Tabrak Kios Burjo

- detikNews
Selasa, 24 Jan 2006 17:50 WIB
Yogyakarta - Gara-gara menyetir ugal-ugalan dan berebut penumpang, dua bus kota di Yogyakarta menabrak kios di perempatan Terban di Jl C. Simanjuntak, Yogyakarta, Selasa (24/1/2006). Akibatnya tiga kios hancur dan satu rang mengalami luka sehingga harus dirawat di Instalasi Gawat Darurat RSU Dr Sardjito Yoyakarta.Salah seorang saksi mata, Hasanudin Nur (37), yang juga pemilik kios buku dan koran kepada wartawan menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu dirinya tengah berdiri di belakang etalase setelah melayani seorang pembeli.Ketika lampu pengatur lalu lintas di perempatan Terban dari utara arah jalan Kaliurang menyala hijau, bus kota Puskopkar nopol AB 2945 B dan Aspada AB 2640 AE berjalan dengan kecepatan tinggi. Aspada yang berada di depan, saat berbelok ke arah kanan menuju Jalan Dr Sardjito tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh bus Puskopkar.Akibat benturan keras dan dorongan kuat, Puskopkar yang dikemudikan Haryono Hadi (40) warga Sagan akhirnya menabrak kios Burjo (bubur kacang ijo) milik Ny Ooh Ngosiah (45). Bus kota tersebut kemudian terbalik hingga kaca bagian depan, belakang dan samping hancur.Sedangkan Aspada yang dikemudikan Kuwatono (43),warga Sleman, menabrak kios buku milik Hasanudin dan sebuah kios koran. Tembok depan kios dan tiga buah etalase beserta barang-barang di dalamnya hancur berantakan."Saat itu saya baru berada di belakang etalase menghadap ke utara (jalan-red). Ketika bus Puskopkar tertabrak Aspada hingga oleng, saya langsung lari ke kanan. Setelah itu Aspada menabrak bagian depan dan masuk ke dalam kios," cerita Hasanudin.Menurut Hasanudin, saat kejadian, kedua bus kota itu berjalan dengan kecepatan tinggi. Namun ketika hendak berbelok ke kanan, bus kota yang di depan mengurangi kecepatan. Karena kuatnya dorongan, bus yang di depan langsung terdorong hingga terbalik setelah menabrak kios Burjo. Sedang yang di belakang langsung menabrak kios miliknya. Selain tembok dan genting bagian depan hancur, tiga buah etalase dari kaca pecah. Beberapa barang dagangan berupa perlengakapan alat tulis, buku dan koran juga berantakan. Diperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai Rp 20-an juta. "Masih saya biarkan begitu saja dulu, saat ini belum tahu siapa yang mau mengganti kerugian kami ini," keluhnya.Hal senada juga dituturkan Ny Ooh. Saat kejadian, dirinya tengah berada didapur. Sedang anaknya, Ujang (20), berada di depan menunggu dagangan. Ketika kiosnya ditabrak bus, seluruh meja dan kursi tempat berdagang langsung bergetar. "Saya dan anak saya langsung lari ke belakang karena bagian depan mau roboh," kata Ny Ooh sambil menunjuk bagian depan kios yang terbuat dari papan triplek yang hendak ambruk itu.Sementara Ny Endang Haryanti (50), salah seorang penumpang bus kota, saat ini masih dirawat di RSU Dr Sardjito untuk mendapat perawatan. Endang mengalami luka di bagian kepala dan tangn akibat terkena pecahan kaca bus kota akibat sopir ugal-ugalan. (nrl/)


Berita Terkait