Peringatan Hari Anti Korupsi Diisi Lomba Teriak

Peringatan Hari Anti Korupsi Diisi Lomba Teriak

- detikNews
Selasa, 24 Jan 2006 17:30 WIB
Medan - Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati secara unik di Medan. Mulai pagi hingga sore, Selasa (24/1/2006), sekitar 150 orang berkumpul di halaman gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan untuk mengikuti lomba teriak dan lomba orasi anti korupsi. Dua anggota DPRD juga ikut serta. Acara yang digelar Tranparency International Indonesia (TII) Koordinator Daerah Sumatera Utara (Sumut) ini seharusnya berlangsung pada 9 Desember lalu bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia. Tetapi karena sejumlah kendala maka acaranya baru berlangsung sekarang. "Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mengkampanyekan anti korupsi di Sumut. Jika ada 150 orang ikut lomba, maka berarti kampanye ini sudah berlangsung di 150 rumah, karena peserta kan paling tidak akan latihan di rumah. Itu angka minimal," kata Jaya Arjuna, Koordinator TII Sumut. Tak kurang dari 150 orang mengikuti kedua acara lomba yang berlangsung sekaligus. Lomba orasi berlangsung di bagian depan tangga masuk menuju ruang rapat paripurna gedung dewan. Sementara lomba teriak mengambil lokasi di sebelah pintu keluar gedung dewan. Untuk lomba orasi, ada dewan juri yang menentukan pemenang. Sementara untuk lomba teriak, alat ukurnya adalah kekuatan suara. Peserta lomba harus teriak berdiri sekitar satu meter di depan sound level meter. Peserta dengan suara tertinggi dinyatakan menang. Umumnya teriakan mereka "Gantung Koruptor", "Basmi Korupsi", dan "Berantas Korupsi". Hingga sore tadi suara tertinggi mencapai 113 desibel. Sementara lomba orasi masih terus berlangsung. Dewan juri masih belum menentukan siapa pemenang 1, 2 dan 3 yang mendapatkan hadiah masing-masing Rp 2 juta, 1,5 juta dan Rp 1 juta. Para pesertanya termasuk dua anggota DPRD Sumut Amas Muda Pasaribu dan Abdul Hakim Siagian. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads