Demo Tolak Impor Beras
DPR Dikadoi Kotoran Sapi
Selasa, 24 Jan 2006 15:47 WIB
Jakarta - Lima kantong plastik kresek hitam berisi kotoran sapi siap dilemparkan ke halaman DPR oleh sekitar 400 mahasiswa yang tergabung dalam BEM IPB. Mereka menolak rencana pemerintah melakukan impor beras.Unjuk rasa digelar di depan Gedung DPR/MPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (24/1/2006). Namun hingga pukul 15.30 WIB, kotoran sapi itu tidak kunjung dilemparkan.Para demonstran yang memakai caping ini kemudian membakar 2 karung beras yang bertuliskan "beras impor" sebagai bentuk protesnya.Aksi dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas ketidakseriusan anggota DPR dalam menyikapi kebijakan impor beras.Mereka menggelar orasi dan poster serta spanduk berisi penolakan terhadap impor beras. Mereka juga menuntut agar Bulog dibubarkan karena dinilai tidak mampu menyejahterakan petani."Kita menolak impor beras karena sangat merugikan rakyat dan petani. Kita menuntut upaya dari pemerintah untuk menyejahterakan petani dengan cara membubarkan Bulog atau bentuk lembaga baru yang pro dengan rakyat," ujar koordinator lapangan, Teguh Budiarto.Atas izin pihak keamanan dan Pamdal DPR, 10 perwakilan demonstran diizinkan masuk ke dalam ruang rapat sidang paripurna di Gedung Nusantara II untuk mengikuti sidang paripurna sebagai pengamat.Unjuk rasa yang berlangsung tertib ini diamankan oleh 100 petugas polisi gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polsek Tanah Abang.
(bal/)











































